POJOKBOGOR.ID - Isu soal arah kebijakan energi kembali ramai diperbincangkan.
Kali ini, muncul pertanyaan yang bikin penasaran apa benar Pertamina kini lebih mendorong energi kelistrikan dibandingkan bahan bakar minyak (BBM)? Hmm, menarik juga ya!
Belakangan, transformasi energi memang jadi topik hangat.
Pemerintah dan berbagai BUMN, termasuk Pertamina, mulai gencar mengembangkan energi baru dan terbarukan.
Nah, di sinilah muncul anggapan bahwa fokus mulai bergeser dari BBM ke listrik. Tapi, apakah benar demikian?
Kalau ditelusuri lebih dalam, Pertamina sebenarnya tidak serta-merta meninggalkan BBM.
Perusahaan energi pelat merah ini justru sedang menjalankan strategi transisi energi.
Artinya, BBM tetap diproduksi dan didistribusikan seperti biasa, sambil perlahan memperluas portofolio ke energi bersih.
Baca Juga: Kapal LPG Dipastikan Aman, Distribusi Energi ke Wilayah 3T Tetap Lancar, Wah Lega!
Jadi, bukan ditinggalkan, tapi ditambah arahnya.
Eh, tapi memang tidak bisa dipungkiri, pengembangan energi kelistrikan mulai terlihat lebih agresif.
Mulai dari investasi di sektor energi hijau, pengembangan kendaraan listrik, hingga infrastruktur pendukungnya.
Ini sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan mencapai net zero emission di masa depan.
Namun, BBM masih punya peran besar, terutama di Indonesia yang wilayahnya luas dan belum semuanya terjangkau listrik secara merata.
Bahkan, untuk sektor transportasi dan industri tertentu, BBM masih jadi tulang punggung utama.
Menariknya, strategi ini justru dianggap sebagai langkah adaptif.
Pertamina mencoba tetap relevan di tengah perubahan global yang mengarah ke energi ramah lingkungan.
Baca Juga: Bebek Aing Bogor Baru Buka, Kuliner Bebek Empuk dengan Sambal Pedas Bikin Nagih
Jadi, alih-alih memilih salah satu, mereka menjalankan dua jalur sekaligus.
Ke depan, keseimbangan antara BBM dan energi listrik kemungkinan besar akan terus dijaga.
Yang jelas, kebutuhan masyarakat tetap jadi prioritas utama. Jadi, nggak perlu panik dulu, ya!
Nah, dari sini bisa disimpulkan, isu bahwa Pertamina lebih mendorong listrik dibanding BBM tidak sepenuhnya benar.
Lebih tepatnya, mereka sedang bertransformasi.
Wah, jadi makin paham, kan?***




