BOGOR.POJOKSATU.id - Keluarga Penerima Manfaat atau KPM PKH dan BPNT diminta segera mengecek kembali kartu KKS ATM Merah Putih menjelang akhir periode penyaluran bantuan sosial tahap kedua tahun 2026.
Pasalnya, penyaluran bansos tahap kedua untuk periode April, Mei, dan Juni dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026.
Bagi KPM yang merasa bantuannya belum masuk, pengecekan saldo bisa dilakukan melalui agen bank terdekat maupun mesin ATM.
Hal ini penting dilakukan terutama bagi penerima yang status bantuannya sudah tercatat sukses top up, tetapi merasa dana bansos belum pernah dicairkan.
Jika saldo bantuan sudah masuk ke rekening bansos namun tidak segera diambil, dana tersebut berpotensi ditarik kembali ke kas negara.
Kondisi ini tentu bisa merugikan KPM, sebab dana yang sudah tersedia seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga sesuai peruntukan program.
Untuk penerima PKH, bantuan dapat digunakan sesuai komponen yang diterima, seperti kebutuhan pendidikan, kesehatan, lansia, penyandang disabilitas, maupun kebutuhan keluarga lainnya.
Sementara bagi penerima BPNT, bantuan sebaiknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
KPM juga diminta tidak menunda pengecekan saldo. Sebab, masih ada penerima yang minim informasi, terutama penerima BPNT yang tidak memiliki pendamping atau pertemuan kelompok rutin seperti PKH.
Karena itu, masyarakat yang mengetahui informasi ini diimbau turut mengingatkan keluarga, tetangga, atau kerabat yang menjadi penerima bansos.
Jangan sampai bantuan yang sudah masuk justru tidak dimanfaatkan karena penerima tidak tahu bahwa saldo sudah tersedia.
Selain berpotensi kembali ke kas negara, dana bantuan yang tidak diambil juga bisa menjadi bahan evaluasi terhadap kepesertaan KPM ke depannya.
Maka dari itu, penerima PKH dan BPNT di seluruh Indonesia diminta lebih aktif mengecek kartu KKS masing-masing sebelum batas akhir penyaluran tahap kedua berakhir.***



