BOGOR.POJOKSATU.id - Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM memberi sinyal bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax berpotensi mengalami penurunan apabila tren harga minyak dunia terus melemah.
Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, yang menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah di pasar global.
Menurutnya, ketika harga minyak dunia mengalami penurunan, maka harga BBM nonsubsidi di dalam negeri juga berpeluang turun.
“Apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah bisa dipastikan harga BBM nonsubsidi juga akan turun,” kata Dwi Anggia dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Meski demikian, Dwi belum memastikan kapan penyesuaian harga tersebut akan dilakukan. Pemerintah dan badan usaha penyedia BBM masih akan melihat perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.
Harga Minyak Dunia Turun
Sinyal penurunan harga BBM nonsubsidi muncul setelah harga minyak dunia mengalami koreksi cukup signifikan.
Data terbaru menunjukkan minyak mentah jenis Brent turun sebesar USD4,21 atau sekitar 5,1 persen menjadi USD78,96 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga mengalami penurunan sebesar USD4,70 atau sekitar 5,8 persen menjadi USD76,05 per barel.
Penurunan harga minyak dunia tersebut menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi harga BBM nonsubsidi di Indonesia.
Pertamax Berpotensi Ikut Turun
Jika tren pelemahan harga minyak dunia terus berlanjut dan berlangsung dalam periode yang cukup panjang, maka harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex berpotensi mengalami penyesuaian ke bawah.
Namun demikian, besaran penurunan harga nantinya tetap akan mempertimbangkan berbagai faktor lain, termasuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta biaya distribusi dan operasional.
Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah maupun badan usaha penyedia BBM terkait kemungkinan perubahan harga tersebut.
Untuk saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai penurunan harga Pertamax dan jenis BBM nonsubsidi lainnya, meski sinyal dari pemerintah menunjukkan peluang tersebut cukup terbuka apabila harga minyak dunia terus bergerak turun.***



