BOGOR.POJOKSATU.id - Sekelompok ilmuwan dari Nexus for Exoplanet System Science bekerja sama dengan Toho University mengungkapkan prediksi mengejutkan mengenai masa depan atmosfer Bumi.
Dalam penelitian mereka, para ahli memperkirakan bahwa suatu hari nanti, lapisan atmosfer planet ini akan kehilangan sebagian besar kandungan oksigennya akibat perubahan alami pada Matahari.
Menurut hasil studi tersebut, peningkatan suhu Matahari yang terjadi seiring bertambahnya usia bintang akan mengganggu proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan dan mikroorganisme.
Akibatnya, sumber utama penghasil oksigen di Bumi akan berkurang drastis hingga akhirnya lenyap.
Tanpa adanya fotosintesis, kadar oksigen di atmosfer akan terus menurun sampai tidak lagi cukup untuk mendukung keberlangsungan kehidupan kompleks seperti manusia dan hewan.
Para peneliti menilai fenomena ini merupakan bagian dari siklus alami evolusi bintang dan planet.
Seiring waktu, perubahan intensitas radiasi Matahari akan memengaruhi stabilitas ekosistem dan komposisi atmosfer Bumi.
Meski hal tersebut diperkirakan baru akan terjadi dalam waktu sekitar satu miliar tahun mendatang, temuan ini menjadi pengingat bahwa atmosfer dan kehidupan di Bumi tidak bersifat abadi.
Para ilmuwan menekankan pentingnya penelitian jangka panjang mengenai kelangsungan hidup planet dan eksplorasi luar angkasa.
Mereka menilai bahwa memahami dinamika atmosfer serta mempersiapkan kemungkinan untuk menjelajahi planet lain bisa menjadi langkah strategis bagi masa depan umat manusia. ***



