BOGOR.POJOKSATU.id - Pengguna Google Chrome tidak perlu terburu-buru mencari aplikasi peramban pengganti. Informasi yang menyebut Google Chrome akan berhenti beroperasi sepenuhnya pada Oktober 2028 ternyata kurang tepat.

Produk yang akan dihentikan Google adalah Chrome Apps, bukan aplikasi browser Google Chrome yang selama ini digunakan untuk mengakses internet.

Berdasarkan pengumuman resmi Google, dukungan terhadap Chrome Apps telah dihentikan secara bertahap sejak Juli 2025. Proses tersebut akan mencapai akhir siklusnya pada Oktober 2028, khususnya untuk perangkat ChromeOS yang menggunakan saluran Long-Term Support atau LTS.

Chrome Apps merupakan jenis aplikasi khusus yang dibangun menggunakan teknologi Chrome dan banyak digunakan pada perangkat ChromeOS, termasuk untuk kebutuhan organisasi, pendidikan, perusahaan, serta perangkat dalam mode kios.

Google mulai mengurangi dukungan terhadap layanan tersebut dalam beberapa tahap. Dukungan untuk Chrome Apps yang dipasang langsung oleh pengguna telah lebih dahulu dihentikan. Sementara aplikasi yang dikelola administrator masih diberikan masa transisi agar organisasi memiliki waktu untuk melakukan migrasi.

Google mendorong pengembang beralih menggunakan teknologi web yang lebih modern, seperti Progressive Web Apps atau PWA. Teknologi tersebut dapat memberikan pengalaman seperti aplikasi, tetapi tetap dapat diakses melalui browser dan digunakan pada berbagai perangkat.

Penghentian Chrome Apps juga tidak berlaku untuk ekstensi Chrome. Google menegaskan bahwa browser Chrome dan Chrome Web Store masih akan terus mendukung ekstensi.

Dengan demikian, pengguna umum tetap dapat memakai browser Google Chrome di komputer maupun perangkat lainnya setelah Oktober 2028.

Perubahan ini lebih berdampak terhadap pengembang, administrator sekolah, perusahaan, dan organisasi yang masih menggunakan aplikasi berbasis Chrome Apps pada perangkat ChromeOS.

Pengguna Chrome biasa tidak perlu menghapus browser atau memindahkan seluruh data. Yang perlu bersiap melakukan migrasi adalah pihak yang masih mengandalkan aplikasi lama berbasis Chrome Apps.***