BOGOR.POJOKSATU.id – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan atau PKH dan Program Sembako atau BPNT Triwulan III 2026 terus berjalan.
Bagi masyarakat yang penasaran apakah namanya masuk sebagai penerima baru, pengecekan kini dapat dilakukan menggunakan NIK KTP.
Kementerian Sosial menyediakan laman Cek Bansos yang menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis pencarian penerima.
Cara mengeceknya cukup mudah.
Pertama, buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.
Setelah halaman terbuka, masukkan 16 digit NIK sesuai dengan yang tercantum pada KTP.
Selanjutnya masukkan kode keamanan atau captcha yang muncul pada layar, kemudian tekan tombol Cari Data.
Sistem kemudian akan mencocokkan NIK dengan data penerima manfaat yang tercatat dalam DTSEN.
Laman tersebut juga memberikan informasi mengenai desil kesejahteraan keluarga.
Desil 1 merupakan kelompok 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, kemudian meningkat hingga desil 10 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Untuk PKH dan Program Sembako, keluarga yang berada pada desil 1 sampai desil 4 dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial.
Meski demikian, masuk desil 1–4 tidak berarti seseorang otomatis mendapatkan seluruh jenis bansos.
Status penerima tetap ditentukan berdasarkan hasil pemutakhiran, verifikasi dan kriteria masing-masing program.
Kemensos mencatat realisasi penyaluran PKH dan BPNT Triwulan III periode Juli–September 2026 telah mencapai lebih dari 80 persen menuju 90 persen dari kuota nasional sekitar 18,3 juta KPM pada awal September.
Jika data kesejahteraan yang tampil dianggap tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat juga dapat melakukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial maupun mekanisme yang tersedia di Aplikasi Cek Bansos.
Jadi, jangan hanya mengandalkan kabar dari grup WhatsApp atau media sosial. Status penerima dapat diperiksa langsung menggunakan NIK.***



