BOGOR.POJOKSATU.id - Menjelang Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan uang pecahan baru biasanya meningkat tajam. Untuk menghindari antre panjang dan praktik calo, Bank Indonesia menyediakan layanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah).

Agar tidak kehabisan kuota, berikut langkah lengkap yang perlu diketahui.

1. Akses Situs Resmi PINTAR

Masuk ke laman resmi PINTAR milik Bank Indonesia melalui browser. Pastikan Anda mengakses situs resmi BI untuk menghindari tautan palsu.

Di halaman utama, pilih menu Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling.

2. Pilih Lokasi dan Jadwal

Setelah itu:

- Tentukan provinsi dan kota lokasi penukaran

- Pilih titik kas keliling atau lokasi bank yang tersedia

- Tentukan tanggal dan jam penukaran

Perlu diingat, kuota setiap lokasi terbatas dan sering cepat penuh, terutama di kota besar seperti Bogor, Depok, dan Jakarta.

3. Isi Data Diri dengan Benar

Lengkapi data yang diminta, seperti:

- NIK sesuai KTP

- Nama lengkap

- Nomor telepon aktif

- Alamat email

Pastikan data benar karena akan digunakan untuk verifikasi saat penukaran.

4. Tentukan Nominal dan Pecahan

Pilih jumlah uang yang ingin ditukar sesuai batas maksimal yang ditentukan BI. Biasanya ada limit per orang agar pemerataan lebih adil.

Setelah memilih nominal, sistem akan menampilkan rincian pecahan yang tersedia.

5. Simpan Bukti Pemesanan

Jika pendaftaran berhasil, Anda akan menerima bukti pemesanan dalam bentuk digital (QR code atau kode booking).

Simpan dan bawa bukti tersebut saat datang ke lokasi penukaran, bersama KTP asli.

Tips Biar Kebagian Kuota

- Pantau jadwal pembukaan kuota di media sosial resmi BI

- Login lebih awal sebelum jam pembukaan

- Gunakan koneksi internet stabil

- Siapkan data diri sebelum mulai daftar

- Jangan menunda setelah memilih lokasi karena slot bisa langsung penuh

Penting untuk Diketahui

- Tanpa registrasi di aplikasi PINTAR, Anda tidak bisa menukar uang di kas keliling BI

- Datang sesuai jadwal yang dipilih

- Penukaran tidak dipungut biaya

Dengan memahami alurnya, peluang mendapatkan kuota penukaran uang akan lebih besar dan prosesnya pun lebih tertib. Pastikan selalu cek informasi resmi dari Bank Indonesia agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan.***