BOGOR.POJOKSATU.id – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2026 dilaporkan masih berlangsung secara bertahap pada Agustus.

Bantuan senilai Rp600 ribu tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan dan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS.

Berdasarkan pantauan dan laporan penerima yang beredar, pencairan berlangsung melalui sejumlah bank penyalur, mulai dari BRI, BNI, Bank Mandiri hingga BSI untuk wilayah tertentu.

Namun waktu masuknya saldo tidak selalu sama bagi setiap KPM.

Ada penerima yang telah mendapatkan BPNT tahap 3, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses pencairan pada termin berikutnya.

Selain itu, muncul pula laporan KPM yang merasa menerima BPNT dua kali dalam satu bulan.

Kondisi tersebut perlu dipahami secara hati-hati. Pencairan dua kali tidak selalu berarti bantuan tahap yang sama dibayarkan dua kali.

Dalam beberapa kasus, dana yang masuk dapat merupakan gabungan pencairan susulan periode sebelumnya dengan pencairan tahap terbaru.

Sebagai contoh, BPNT tahap sebelumnya yang sempat tertunda dapat masuk berdekatan dengan pencairan tahap 3 sehingga penerima melihat adanya lebih dari satu transaksi dalam waktu singkat.

Karena itu, KPM disarankan memeriksa mutasi rekening dan status bantuan sebelum menyimpulkan adanya pencairan ganda.

Bagi penerima yang saldo KKS-nya masih kosong, pencairan masih mungkin berlangsung pada gelombang berikutnya selama status kepesertaan masih memenuhi ketentuan.

KPM juga diminta berhati-hati terhadap informasi yang menjanjikan kepastian tanggal pencairan.

Waktu penyaluran dapat berbeda menurut proses administrasi, bank penyalur dan kesiapan data masing-masing penerima.***