POJOKBOGOR.ID – Kabar mengenai pembukaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 3 beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan dalam beberapa hari terakhir.
Informasi tersebut menyebutkan adanya rekrutmen baru yang diklaim dibuka oleh pemerintah.
Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Badan Kepegawaian Negara (BGN) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembukaan seleksi PPPK Tahap 3 sebagaimana yang beredar di masyarakat.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Usul Gaji Rp2,1 Juta, Ternyata Segini Insentif yang Disepakati
Informasi yang tersebar disebut sebagai upaya penipuan yang memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen aparatur sipil negara.
BGN Pastikan Informasi Tidak Resmi
Dalam pernyataan resminya, BGN mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa sumber jelas.
Pihak BGN menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait seleksi PPPK maupun CPNS hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah. Sebagaimana yang diungkap media syakni suara.com pada 28/02/2026.
Masyarakat diminta tidak mengakses tautan mencurigakan, tidak memberikan data pribadi, dan tidak mentransfer sejumlah uang dengan alasan apa pun terkait proses rekrutmen.
Baca Juga: Pemprov Jabar Siapkan Rp60,8 Miliar untuk THR PPPK Paruh Waktu, Cair Usai PP Terbit! Ini Riciannya
Pasalnya, modus penipuan berkedok rekrutmen ASN kerap terjadi setiap kali isu pembukaan seleksi mencuat.
Modus Penipuan Mengatasnamakan Rekrutmen PPPK
Fenomena penipuan dengan memanfaatkan momentum seleksi ASN bukan hal baru.
Biasanya pelaku menyebarkan poster digital atau pesan berantai yang mencantumkan logo instansi pemerintah, lengkap dengan jadwal dan syarat pendaftaran.
Tak jarang, pelaku juga mencantumkan nomor kontak atau tautan pendaftaran palsu yang mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi.
Dalam beberapa kasus, korban bahkan diminta membayar sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau jaminan kelulusan.
Baca Juga: Sambut Ramadan 2026, Nemuru Grand Bhuvana Ciawi Hadirkan Promo Iftar dan Staycation
Padahal, pemerintah telah berulang kali menegaskan bahwa seluruh proses seleksi ASN, termasuk PPPK, tidak dipungut biaya.
Masyarakat Diminta Cek Sumber Resmi
BGN mengingatkan bahwa informasi resmi terkait kebijakan kepegawaian hanya dapat diakses melalui situs dan akun media sosial resmi instansi pemerintah.
Jika ada keraguan terhadap suatu informasi, masyarakat disarankan untuk melakukan verifikasi langsung melalui kanal resmi tersebut.
Baca Juga: Waspada! Lowongan Kerja Pertamina Viral Ternyata Hoaks, Ujung-Ujungnya Minta Transfer Uang
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks sekaligus meminimalisir potensi kerugian akibat penipuan.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Antusiasme Tinggi, Celah Dimanfaatkan Oknum
Tingginya minat masyarakat terhadap seleksi PPPK menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Rekrutmen ASN selalu menjadi perhatian publik karena dianggap memberikan jaminan stabilitas pekerjaan dan kesejahteraan.
Situasi inilah yang sering dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi palsu demi meraup keuntungan pribadi.
Karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama agar masyarakat tidak menjadi korban.
Pentingnya Literasi Digital
Kasus beredarnya hoaks pembukaan PPPK Tahap 3 kembali menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi.
Masyarakat perlu membiasakan diri untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.
Baca Juga: Filosofi Warkop Ramah Keluarga di Bogor, Kids Friendly dan Ada Live Music
Selain itu, menjaga keamanan data pribadi juga menjadi langkah krusial agar tidak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Informasi mengenai pembukaan PPPK Tahap 3 yang beredar di media sosial dipastikan hoaks.
BGN menegaskan tidak ada rekrutmen tahap tersebut dan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan.
Baca Juga: Resmi dan Terpercaya! Ini Daftar Beasiswa 2026 yang Masih Buka, KIP Kuliah hingga Oktober
Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya, tidak membagikan data pribadi, serta tidak mentransfer uang terkait proses seleksi ASN.***




