POJOKBOGOR.ID - Jagat media sosial tengah ramai. Isu kenaikan harga BBM, khususnya Pertamax yang disebut-sebut bisa tembus Rp17.850 per liter, bikin banyak orang langsung panik.
Kabar soal harga Pertamax melonjak hingga Rp17.850 per liter ramai beredar di berbagai platform.
Angka ini tentu bikin kaget, apalagi selisihnya cukup jauh dari harga sebelumnya.
Namun, Pertamina langsung buka suara dan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
Baca Juga: Belum Reda, Kasus Lahan 6.500 Meter di Depok Berlanjut! KPK Periksa Panitera dan Juru Sita
"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," kata Baron, Senin, 30 Maret 2026.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, membantah kebenaran dokumen berlabel rahasia yang tengah beredar.
Isu ini juga sampai ke telinga pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, turut memberikan klarifikasi.
Menurutnya, harga BBM nonsubsidi memang mengikuti mekanisme pasar.
Baca Juga: Terjadi Tabrakan Maut di Ciseeng, Satu Orang Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng dengan Mobil Pikap
Artinya, ada kemungkinan perubahan harga, tapi bukan berarti langsung melonjak drastis seperti yang beredar.
Ia juga menegaskan bahwa setiap kebijakan terkait BBM akan melalui perhitungan matang dan mempertimbangkan kondisi masyarakat.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi memang biasanya dipengaruhi oleh harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Ketika dua faktor ini bergerak naik, harga BBM bisa ikut terkerek.
Namun, kabar yang beredar seringkali belum tentu berdasarkan data resmi. Bisa jadi hanya spekulasi atau bahkan informasi yang dipelintir.
Baca Juga: Bukan Hanya Sudirman, Daftar Jalan di Bogor Ini Juga Bakal Segera Bebas Kabel Semrawut
Makanya, penting banget untuk cek sumber sebelum percaya.
Berbeda dengan BBM subsidi, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax memang lebih fleksibel.
Artinya, penyesuaian harga bisa terjadi mengikuti kondisi pasar global. Tapi, perubahan tersebut biasanya diumumkan secara resmi oleh Pertamina, bukan dari pesan berantai atau postingan viral.
Jadi kalau belum ada pengumuman resmi, sebaiknya jangan langsung panik dulu.***




