BOGOR.POJOKSATU.id – Kabar pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT tahap 3 kembali ramai diperbincangkan masyarakat.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 akan mulai dicairkan pada 20 Juli 2026.

Namun, keluarga penerima manfaat atau KPM diminta tidak langsung mempercayai kabar tersebut sebelum ada pengumuman resmi dari pemerintah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan kanal YouTube Diari Bansos, hingga 19 Juli 2026 periode penyaluran PKH dan BPNT tahap 3 disebut belum terlihat dalam sistem pemantauan bantuan sosial.

Periode salur tersebut dikabarkan belum muncul pada menu monitoring penyaluran bansos, final closing PKH, maupun menu pemantauan data untuk alokasi Juli hingga September 2026.

Kondisi itu menunjukkan bahwa proses pencairan kemungkinan masih berada pada tahap awal.

Sebelum dana masuk ke rekening atau Kartu Keluarga Sejahtera, pemerintah harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari penarikan dan pemutakhiran data, pembersihan data penerima, verifikasi rekening, hingga penerbitan dokumen pembayaran.

Karena itu, pencairan secara serentak pada 20 Juli 2026 dinilai masih sulit terjadi.

Apabila ada KPM yang menerima dana pada tanggal tersebut, penyalurannya diperkirakan masih terbatas dan belum mencakup seluruh penerima di Indonesia.

Mengacu pada pola penyaluran sebelumnya, pencairan bantuan biasanya mulai ramai pada bulan kedua dalam satu periode.

Dengan demikian, PKH dan BPNT tahap 3 diperkirakan lebih banyak disalurkan pada Agustus hingga awal September 2026.

Meski begitu, perkiraan tersebut belum menjadi jadwal resmi.

KPM disarankan menunggu informasi dari Kementerian Sosial, pemerintah daerah, pendamping sosial, maupun bank penyalur.

Masyarakat juga diminta menjaga kerahasiaan kartu KKS, PIN, kode OTP, dan data pribadi agar tidak menjadi korban penipuan dengan modus percepatan pencairan bansos.***