BOGOR.POJOKSATU.id - Kabar terbaru datang bagi keluarga penerima manfaat atau KPM yang masih menunggu pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT pada September 2026.

Berdasarkan informasi hasil pengecekan SIKS-NG per 7 September 2026, sejumlah data pembayaran penerima mulai mengalami pembaruan.

Pergerakan data tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa proses penyaluran bantuan sosial mulai memasuki tahapan berikutnya.

Sejumlah KPM yang sebelumnya pernah menerima bantuan dan masih masuk dalam kategori penerima pada September 2026 disebut sudah memiliki data pembayaran.

Data validasi PKH dan BPNT juga mulai muncul di sistem.

Jika data pembayaran sudah tercatat, KPM biasanya tinggal menunggu proses lanjutan dari bank penyalur hingga dana masuk ke rekening KKS masing-masing.

Namun, proses pencairan tidak selalu berlangsung bersamaan.

Status masing-masing penerima bisa berbeda tergantung wilayah, bank penyalur, hasil verifikasi rekening, serta tahapan administrasi yang sedang berjalan.

Dalam pembaruan tersebut, sejumlah penerima validasi PKH tercatat memiliki nominal bantuan yang berbeda-beda.

Ada yang tercatat menerima Rp600.000, Rp975.000, Rp1 juta, hingga Rp1,1 juta.

Perbedaan nominal tersebut berkaitan dengan komponen bantuan yang dimiliki masing-masing KPM.

Selain penerima lama, perkembangan juga terjadi pada KPM validasi PKH dan BPNT.

Beberapa status bahkan sudah memasuki tahap SI atau Standing Instruction.

Apabila tidak ada kendala, proses berikutnya adalah pemindahbukuan dana melalui bank penyalur.

Bank yang disebut terlibat dalam proses penyaluran antara lain BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.

KPM tetap disarankan mengecek status bantuan melalui kanal resmi dan tidak hanya berpatokan pada informasi dari penerima lain.

Pasalnya, meskipun berada dalam satu program bansos yang sama, jadwal pencairan setiap KPM dapat berbeda.***