BOGOR.POJOKSATU.id - Kini waktu penting bagi KPM penerima bantuan sosial di seluruh Indonesia. Sejumlah program bantuan masih berjalan dan perlu dicek kembali agar tidak ada bantuan yang terlewat, terlambat dicairkan, atau bahkan kembali ke kas negara.

Bantuan pertama yang perlu dicek adalah PKH dan BPNT tahap kedua. Periode penyaluran tahap kedua mencakup bulan April, Mei, dan Juni 2026, dengan batas akhir penyaluran hingga 30 Juni 2026.

KPM diminta mengecek saldo kartu KKS ATM Merah Putih melalui agen bank atau mesin ATM terdekat.

Jika saldo bantuan sudah masuk, penerima disarankan segera mencairkan atau menggunakan bantuan sesuai ketentuan program.

Bantuan berikutnya adalah bantuan pangan. Untuk periode Februari dan Maret, bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter telah disalurkan di banyak daerah.

Namun, jika masih ada wilayah yang belum menerima, masyarakat diminta menunggu hingga batas akhir penyaluran yang juga jatuh pada akhir Juni 2026.

Memasuki Juli, pemerintah dikabarkan akan kembali menyalurkan bantuan pangan dengan alokasi tiga bulan.

Jika terealisasi, penerima bisa mendapatkan bantuan beras hingga 30 kilogram.

Selain itu, bantuan PIP juga masih terus disalurkan kepada siswa penerima.

Orang tua diminta mengecek status anaknya dan berkoordinasi dengan sekolah, terutama jika masih masuk dalam SK Nominasi dan perlu aktivasi rekening di bank penyalur.

Ada juga BLT Dana Desa yang masih berjalan di sejumlah daerah. Namun, jumlah penerimanya tidak terlalu banyak karena bergantung pada kemampuan anggaran dana desa masing-masing.

Penyalurannya pun berbeda-beda. Ada yang dibayarkan setiap bulan, tiga bulan sekali, bahkan enam bulan sekali.

Selain mengecek bantuan yang sedang berjalan, KPM PKH juga diimbau mulai memikirkan peluang bantuan usaha, terutama bagi yang sudah menerima bansos lebih dari lima tahun dan berada di desil 3 atau desil 4.

Bantuan usaha seperti PPSE dapat menjadi jalan untuk mulai mandiri secara ekonomi. KPM yang ingin mengajukan bantuan usaha dapat menghubungi pendamping PKH masing-masing agar mendapat arahan sesuai prosedur.

Dengan banyaknya jenis bantuan yang masih berjalan, masyarakat diminta aktif mencari informasi resmi dan tidak hanya menunggu kabar dari orang lain.

Cek saldo, koordinasi dengan sekolah, tanya ke pendamping, dan pantau pengumuman desa menjadi langkah penting agar bantuan tidak terlewat.

Jangan sampai bantuan yang seharusnya bisa membantu keluarga justru tidak dimanfaatkan hanya karena kurang informasi. ***