POJOKBOGOR.ID - Lagi semangat diet tapi tetap pengin makan roti atau kue?

Nah, ini dia dilema klasik. Eh, tapi jangan buru-buru nyerah dulu!

Ternyata ada beberapa jenis terigu yang relatif lebih rendah kalori dibandingkan terigu biasa.

Terigu yang umum kita pakai sehari-hari, seperti tepung terigu protein tinggi atau sedang, memang cenderung tinggi kalori karena berasal dari gandum yang sudah diproses halus.

Nah, di sinilah alternatif mulai dilirik.

Baca Juga: Data Dapodik Sudah Ditarik April 2026, Guru yang Belum Valid Wajib Waspada, Ini Risiko ke SKTP dan Solusi Agar TPG Tetap Aman

Salah satu yang sering disebut adalah tepung gandum utuh (whole wheat flour).

Yup, jenis ini masih mengandung kulit ari gandum sehingga seratnya lebih tinggi.

Kalorinya memang tidak jauh berbeda, tapi karena seratnya tinggi, bikin kenyang lebih lama.

Jadi, secara praktis lebih “ramah diet”.

Baca Juga: Jangan Hanya Menunggu, Ini 3 Langkah Penting yang Harus Dilakukan Guru agar TPG 2026 Cepat Cair dan Tidak Tertahan di Tahap Administrasi

Selain itu, ada juga tepung oat. Wah, ini lagi hits banget!

Tepung dari gandum oat ini punya kandungan serat beta-glukan yang bagus untuk pencernaan dan membantu mengontrol nafsu makan.

Kalorinya tetap ada, tapi efek kenyangnya itu lho, bikin kamu nggak kalap.

Eits, masih ada lagi. Buat yang lebih serius jaga kalori, bisa coba tepung almond atau tepung kelapa.

Keduanya rendah karbohidrat dan tinggi lemak sehat.

Tapi ya, rasanya beda dan biasanya dipakai untuk resep khusus seperti keto baking.

Jadi, kalau ditanya “terigu rendah kalori apa ya?”, jawabannya bukan benar-benar nol kalori, tapi lebih ke pilihan tepung yang lebih sehat dan mengenyangkan.

Intinya, pintar-pintar pilih bahan dan porsi, ya!***