POJOKBOGOR.ID - Pernah ngalamin bawang merah atau bawang putih cepat busuk padahal baru beli?
Duh, ngeselin banget, kan! Padahal dua bahan dapur ini hampir selalu dipakai setiap hari.
Nah, ternyata cara menyimpannya nggak boleh asal, lho!
Bawang merah dan bawang putih sebenarnya punya karakter yang mirip, tapi tetap butuh perlakuan khusus supaya awet lebih lama.
Salah satu kunci utamanya adalah sirkulasi udara.
Yup, bawang nggak suka tempat lembap!
Kalau disimpan di tempat tertutup rapat atau lembap, siap-siap deh cepat tumbuh jamur.
Cara paling simpel, simpan bawang di tempat yang kering dan memiliki ventilasi udara baik.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Ciri Minyak Goreng Berkualitas Bagus, Bikin Masakan Makin Mantap
Bisa pakai keranjang atau wadah berlubang.
Eh, jangan disimpan di plastik tertutup ya, itu malah bikin cepat busuk!
Selain itu, hindari menyimpan bawang di kulkas.
Banyak yang mikir kulkas bikin awet, padahal justru sebaliknya.
Suhu dingin bisa membuat tekstur bawang berubah dan mempercepat pembusukan.
Wah, ternyata selama ini masih banyak yang keliru, ya!
Nah, ada juga tips tambahan nih. Jangan mencampur bawang yang masih bagus dengan yang sudah mulai busuk.
Soalnya, bawang yang rusak bisa mempercepat kerusakan yang lain. Ibaratnya, “ketularan” gitu deh!
Kalau ingin lebih tahan lama lagi, kamu juga bisa mengupas bawang lalu menyimpannya dalam wadah kedap udara di kulkas.
Tapi ingat, ini hanya untuk jangka pendek, ya! Biasanya hanya bertahan beberapa hari saja.
Menariknya, ada juga yang menyimpan bawang dengan cara digantung.
Cara tradisional ini justru efektif karena menjaga sirkulasi udara tetap lancar. Klasik, tapi ampuh!
Jadi, intinya bukan soal tempat mahal atau alat canggih.
Yang penting, bawang disimpan di tempat kering, tidak lembap, dan punya sirkulasi udara baik. Simpel banget, kan?
Nah, sekarang nggak ada lagi cerita bawang cepat busuk. Yuk, mulai simpan dengan cara yang benar!***




