POJOKBOGOR.ID - Kabar yang satu ini dijamin bikin calon pelamar CPNS sedikit bernapas lega.

Ya, di tengah ketatnya persaingan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), ternyata ada sejumlah instansi yang tidak menerapkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tambahan.

Artinya? Pelamar hanya perlu fokus pada satu tahapan utama setelah administrasi, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Wah, tentu ini jadi peluang emas, apalagi bagi peserta yang ingin memaksimalkan peluang lolos tanpa harus menghadapi rangkaian tes tambahan yang kompleks.

Baca Juga: Wow! Tol IKN Dikebut Rampung, Target Operasi 2027, Begini Dampaknya untuk Indonesia

Nah, sebelum buru-buru daftar, yuk pahami dulu bagaimana sistem seleksi CPNS bekerja.

SKB Tambahan, Apa Maksudnya?

Dalam proses rekrutmen CPNS, umumnya peserta harus melewati beberapa tahap seleksi.

Setelah lolos administrasi, pelamar mengikuti SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Nilai SKD kemudian digabungkan dengan SKB untuk menentukan kelulusan akhir.

Baca Juga: BBM Mau Naik? Tenang! Ini Kiat Hemat Bensin Biar Dompet Nggak Jebol dan Pengeluaran Makin Irit

Namun, tidak semua instansi menerapkan SKB tambahan berupa tes praktik, wawancara mendalam, psikotes lanjutan, atau ujian khusus lainnya.

Beberapa instansi hanya menggunakan SKB berbasis CAT dari BKN tanpa seleksi tambahan dari instansi masing-masing.

Nah, di sinilah letak “jalan yang terasa lebih ringan” bagi pelamar.

Daftar Instansi CPNS Tanpa SKB Tambahan

Berdasarkan pola rekrutmen CPNS beberapa tahun terakhir dan informasi dari pengumuman resmi instansi pemerintah, berikut instansi yang dikenal tidak menambahkan tes SKB khusus di luar sistem CAT nasional:

  1. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), khususnya formasi penjaga tahanan dan pemeriksa keimigrasian pada periode tertentu.

  2. Kejaksaan Agung, beberapa formasi administrasi hanya menggunakan SKB CAT.

  3. Badan Pusat Statistik (BPS), formasi umum administratif sering tanpa tes tambahan.

  4. Kementerian Perhubungan, sejumlah jabatan teknis administratif mengikuti standar CAT saja.

  5. Pemerintah Daerah tertentu (Pemda), terutama untuk jabatan pelaksana umum.

  6. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada formasi administratif tertentu.

Eits, tapi perlu diingat, kebijakan ini bisa berubah setiap tahun sesuai kebutuhan instansi.

Jadi, jangan asal berasumsi selalu cek pengumuman resmi saat pendaftaran dibuka.

Jujur saja, banyak peserta CPNS merasa tahap SKB tambahan cukup menegangkan.

Baca Juga: PSEL Bogor Raya Berpotensi Disiapkan di Dua Titik, Kini Sudah Memasuki Tahap Akhir Administrasi dan Teknis

Selain materi yang lebih spesifik, bentuk tesnya juga sering tidak terduga.

Ketika instansi hanya menggunakan SKD dan SKB CAT nasional, penilaian menjadi lebih transparan dan terukur.

Semua peserta diuji dengan sistem yang sama, sehingga strategi belajar pun lebih jelas.

“Ya ampun, fokusnya jadi satu arah saja,” begitu kira-kira reaksi banyak pejuang ASN ketika mengetahui fakta ini.

Baca Juga: Ini Urutan Skincare Pagi dan Malam yang Wajib Kamu Ikuti, Jangan Sampai Kebalik!

Selain itu, waktu persiapan juga lebih efisien karena pelamar tidak perlu mempelajari materi teknis tambahan yang berbeda-beda antar instansi.

Strategi Memilih Instansi agar Peluang Lolos Lebih Besar

Meski terlihat lebih mudah, bukan berarti persaingan otomatis ringan.

Justru, instansi tanpa SKB tambahan sering diserbu pelamar karena dianggap lebih sederhana.

Supaya peluang tetap maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Pilih formasi sesuai latar belakang pendidikan.

  2. Analisis jumlah pelamar tahun sebelumnya jika tersedia.

  3. Jangan hanya ikut tren instansi favorit.

  4. Fokus meningkatkan nilai SKD setinggi mungkin.

Ingat, kunci utama tetap pada skor. Semakin tinggi nilai SKD, semakin besar peluang bertahan hingga tahap akhir.

Menariknya, belakangan muncul tren baru di kalangan pejuang CPNS memilih instansi berdasarkan sistem seleksi, bukan sekadar gengsi nama lembaga.

Pendekatan ini dianggap lebih realistis. Banyak pelamar kini berpikir, “yang penting lolos dulu jadi ASN, urusan karier bisa berkembang nanti.”

Dan memang, strategi seperti ini terbukti membantu sebagian peserta mendapatkan kursi ASN lebih cepat.

Jadi, bagi kamu yang sedang menyiapkan diri menghadapi CPNS berikutnya, informasi soal instansi tanpa SKB tambahan ini bisa jadi referensi penting.

Bukan berarti jalannya instan, tapi setidaknya lebih terarah.

Nah, siap berburu formasi impian? Jangan lupa tetap pantau pengumuman resmi pemerintah dan mulai latihan soal dari sekarang. Siapa tahu, tahun ini giliran kamu yang lolos.***