POJOKBOGOR.ID – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan pentingnya aparatur sipil negara (ASN) menjadi aparatur yang profesional serta memiliki semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Mathius Derek Fakhiri dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua, Emanuel Korey.

Pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi ASN Regional Papua.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah sementara di kawasan Bandara Lama Nabire, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Resmi! Jadwal WFA ASN Jelang dan Setelah Lebaran 2026 Diumumkan, Catat Tanggal Lengkapnya

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung pembangunan daerah.

 

ASN Harus Terus Tingkatkan Kompetensi

Dalam sambutannya, Pemprov Papua menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut Emanuel Korey, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan pelayanan publik saat ini membuat aparatur pemerintah harus terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam bekerja.

Baca Juga: THR Aparatur Negara di Ternate Sudah Mulai Cair, Rp44,11 Miliar Sudah Masuk ke Rekening 10.997 Penerima

Ia menegaskan bahwa ASN tidak hanya menjalankan tugas administratif semata, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan memberikan solusi bagi masyarakat.

Dikutip pojokbogor.id dari Salam papua pada 9/3/2026;

“ASN harus mampu menjadi agen perubahan yang inovatif dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat membacakan sambutan gubernur.

Reformasi Birokrasi Butuh SDM Berkualitas

Pemprov Papua menilai reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik atau perubahan sistem kerja.

Lebih dari itu, reformasi birokrasi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur yang menjadi penggerak utama pembangunan daerah.

Menurutnya, ASN yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi akan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik serta mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif.

Karena itu, pengembangan kompetensi aparatur perlu dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan.

Baca Juga: ASN Nganjuk Full Senyum, THR Segera Cair dengan Total Anggaran Rp50 Miliar

Selain itu, program pengembangan tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.

 

Peran Penting Lembaga Pelatihan ASN

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa lembaga pelatihan memiliki peran penting dalam membentuk aparatur yang profesional.

Melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, diharapkan ASN dapat meningkatkan kemampuan, memperkuat integritas, serta memahami tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

Forum rakor ini juga diharapkan menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait pengelolaan pengembangan kompetensi ASN.

Baca Juga: Ide Menu Sahur Ramadan Sehat dan Bergizi, Variasi Ikan dan Daging Khas Indonesia

Dengan begitu, kebijakan pengembangan aparatur bisa berjalan lebih terarah dan efektif di seluruh wilayah Papua.

Pemerintah Provinsi Papua menegaskan bahwa aparatur sipil negara harus memiliki profesionalisme, integritas, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugasnya.

Melalui peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, ASN diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Papua.***