BOGOR.POJOKSATU.id - Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Kapolda Jawa Barat mengambil langkah tegas dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme.

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap keresahan masyarakat akibat maraknya aksi premanisme yang kian mengganggu ketertiban umum.

Satgas Anti Premanisme ini dibentuk sebagai wujud nyata komitmen pihak kepolisian dalam memberantas segala bentuk tindakan premanisme yang selama ini menjadi momok di berbagai wilayah di Jawa Barat.

Satgas ini tidak hanya terdiri dari personel kepolisian, namun juga akan berkolaborasi erat dengan unsur TNI dan pemerintah daerah setempat.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan kekuatan yang solid dan terkoordinasi dalam menumpas praktik-praktik premanisme yang kerap beroperasi secara terselubung maupun terang-terangan.

Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa tidak ada ruang atau tempat bagi premanisme di wilayah Jawa Barat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga ketertiban dan kedamaian lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dari seluruh pihak, baik aparat maupun warga sipil.

Dengan kekuatan gabungan dari institusi keamanan dan dukungan masyarakat, penindakan terhadap para pelaku premanisme diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan menyeluruh hingga ke akar permasalahannya.

Harapannya, Jawa Barat dapat menjadi contoh provinsi yang bersih dari premanisme dan menjadi tempat yang aman bagi seluruh warganya untuk beraktivitas.

Langkah ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan rasa aman dan keadilan.

Melalui pembentukan Satgas ini, diharapkan tercipta sinergi kuat antar institusi dalam menjaga stabilitas dan ketertiban sosial di Jawa Barat. ***