POJOKBOGOR.ID - Jika berbicara soal wisata kuliner di Bogor, satu nama yang hampir selalu muncul di urutan teratas adalah Surya Kencana.

Kawasan yang berada di jantung Kota Hujan ini bukan sekadar deretan tempat makan, melainkan simbol sejarah, budaya, dan cita rasa yang telah bertahan puluhan tahun.

Meski tren kuliner silih berganti dan kafe-kafe modern bermunculan, Surya Kencana justru tetap ramai.

Baca Juga: Ini Dia Cara Daftar Mudik Gratis Tahun 2026 yang Diadakan Bupati Bogor

Setiap hari, pengunjung dari berbagai daerah datang untuk satu tujuan: menikmati kuliner legendaris yang rasanya tak berubah sejak dulu.


Kawasan Pecinan dengan Sejarah Panjang

Surya Kencana dikenal sebagai kawasan Pecinan Bogor.

Sejak era kolonial, wilayah ini telah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan budaya masyarakat Tionghoa.

Baca Juga: ASIK... Bupati Bogor Adakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

Jejak sejarah itu masih terasa hingga kini, mulai dari bangunan tua, klenteng, hingga kuliner khas yang diwariskan turun-temurun.

Kuliner di Surya Kencana bukan sekadar soal rasa, tetapi juga cerita.

Banyak pedagang yang telah berjualan puluhan tahun, bahkan diwariskan ke generasi kedua dan ketiga.

Baca Juga: Bukan Salmon, Ternyata Ikan Ini Juara Omega-3 dan Ada di Indonesia

Resep yang digunakan pun masih mempertahankan cara lama, menjadikan rasanya konsisten dari waktu ke waktu.


Laksa Bogor, Ikon Kuliner yang Wajib Dicoba

Salah satu menu paling legendaris di Surya Kencana adalah Laksa Bogor.

Berbeda dengan laksa daerah lain, Laksa Bogor memiliki kuah santan kuning yang kaya rempah, dipadukan dengan oncom, telur rebus, tahu, dan kemangi.

Aroma khas dan rasa gurihnya menjadi alasan mengapa banyak orang rela antre panjang.

Tak sedikit wisatawan yang mengaku belum sah ke Bogor jika belum mencicipi laksa di kawasan Surya Kencana.


Asinan Bogor hingga Cungkring yang Melegenda

Selain laksa, Asinan Bogor juga menjadi primadona.

Perpaduan sayur segar, kuah asam pedas, dan kacang membuat hidangan ini selalu dicari, terutama saat siang hari.

Baca Juga: 10 Proyek Bernilai Luar Biasa di Kota Bogor Bakal Segera Dilelang, Kalian Tertarik?

Ada pula cungkring, olahan kikil sapi dengan bumbu kacang kental yang khas.

Menu ini sering disebut sebagai salah satu kuliner tertua di Bogor yang masih bertahan hingga sekarang. Rasanya sederhana, namun justru itulah daya tariknya.


Kuliner Kaki Lima yang Tak Pernah Kehilangan Peminat

Menariknya, sebagian besar kuliner legendaris Surya Kencana dijajakan di gerobak sederhana atau kedai kecil.

Baca Juga: Gagal Bayar 90 Hari Utang Pinjol: Banyak yang Mengira Selesai, Padahal Ini Risikonya

Tidak ada interior mewah, tidak ada plating berlebihan. Namun justru kesederhanaan inilah yang membuat pengalaman kuliner terasa autentik.

Dari pagi hingga malam, kawasan ini nyaris tak pernah sepi.

Pagi hari ramai oleh pemburu sarapan, siang dipadati wisatawan, dan malam hari dipenuhi anak muda yang berburu jajanan malam.

Alasan Surya Kencana Selalu Ramai

Ada beberapa alasan mengapa Surya Kencana tetap menjadi favorit hingga kini:

  1. Rasa yang konsisten dari generasi ke generasi.

  2. Harga terjangkau dibandingkan tempat wisata kuliner modern.

  3. Lokasi strategis di pusat Kota Bogor.

  4. Nilai sejarah dan budaya yang kuat.

Kombinasi ini membuat Surya Kencana bukan hanya tempat makan, tetapi juga destinasi wisata kuliner yang lengkap.***