POJOKBOGOR.ID - Ramadhan bukan hanya bulan penuh berkah, tetapi juga momen emas untuk menambah penghasilan.

Banyak orang mencari resep jualan takjil Ramadhan modal kecil untung besar yang praktis dibuat dan pasti laris setiap sore.

Berikut lima menu takjil yang mudah dibuat, bahan sederhana, dan punya peluang cuan menjanjikan.

Baca Juga: Perusahaan Simak! THR Karyawan Wajib Cair H-7 Lebaran, Ini Penjelasan Pemkot Pekalongan Soal ASN dan PPPK


1. Bakwan Jagung Renyah

Bakwan jagung selalu jadi primadona saat menjelang berbuka.

Bahan:

- Jagung manis pipil

- Tepung terigu

- Bawang putih

- Daun bawang

Baca Juga: Rapel TPG Awal Tahun 2026 Jadi Kabar Baik Guru, Ini Strategi Memastikan Dua Bulan Cair Tanpa Kendala Administrasi

- Garam dan merica

- Air secukupnya

- Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

- Campurkan jagung pipil dengan tepung terigu, bawang putih halus, irisan daun bawang, garam dan merica.

- Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan tercampur rata.

- Panaskan minyak, ambil satu sendok adonan lalu goreng hingga kecokelatan dan renyah.

Tips jualan, kemas dalam plastik isi 3–4 pcs agar terlihat menarik.

Baca Juga: Geger! 9.000 PPPK NTT Terancam Dirumahkan, UU HKPD Jadi Pemicu, APBD Tertekan Rp540 Miliar


2. Martabak Telur Kulit Pangsit

Versi mini lebih hemat modal dan cepat habis.

Bahan:

- Kulit pangsit

- Telur ayam

- Daun bawang

- Garam dan lada

Baca Juga: ASN Jatim Terima THR dan Gaji 13-14 Sekaligus pada Maret 2026, Segini Perkiraan Nominalnya

- Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

- Kocok telur dengan daun bawang, garam dan lada.

- Letakkan adonan di atas kulit pangsit, lipat rapi, lalu goreng hingga matang dan berwarna keemasan.

Cocok dijual dalam kemasan box kecil isi 5–10 pcs.

Baca Juga: Hadir di Bogor Tengah, Urus Dokumen Kependudukan Kini Ada Pelayanan Luar Kantor Sidang Keliling


3. Kolak Ubi Pisang

Takjil manis klasik yang tak pernah sepi pembeli.

Bahan:

- Ubi jalar

- Pisang kepok

- Santan

- Gula merah

Baca Juga: Buka Puasa Makin Praktis! Inspirasi Takjil Simpel dan Lezat untuk Keluarga

- Daun pandan

- Air

- Sejumput garam

Cara Membuat:

- Rebus air bersama gula merah dan daun pandan hingga larut.

- Masukkan ubi yang telah dipotong, masak hingga empuk.

- Tambahkan pisang, lalu santan dan garam. Aduk perlahan hingga matang.

- Kolak bisa dijual dalam cup plastik ukuran sedang.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor terima Aduan PHK Sepihak dari Serikat Pekerja


4. Es Campur Segar

Minuman ini selalu jadi favorit karena tampilannya menggoda.

Bahan:

- Cincau hitam

- Kelapa muda

- Sirup merah

- Susu kental manis

Baca Juga: Gas Pol Eliminasi TBC 2030, Pemkot Bogor Perkuat Deteksi Dini hingga Skrining Komunitas

- Air matang

- Es batu

Cara Membuat:

- Potong cincau dadu. Siapkan gelas, masukkan cincau dan kelapa muda.

- Tambahkan es batu, sirup merah dan susu kental manis.

- Tuang air matang, aduk rata.

- Gunakan cup bening agar isi terlihat menarik.

Baca Juga: ASN Wajib Lapor SPT Sebelum 28 Februari 2026! Telat Sedikit Bisa Kena Sanksi, Ini Penjelasannya


5. Es Jeruk Kelapa

Perpaduan asam dan manis yang menyegarkan.

Bahan:

- Air perasan jeruk

- Kelapa muda serut

- Gula cair

- Air matang

Baca Juga: Kapan THR Pensiunan 2026 Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Dana Pensiun ASN Terbaru

- Es batu

Cara Membuat:

- Campurkan air jeruk dengan gula cair dan air matang.

- Tambahkan kelapa muda dan es batu. Aduk rata sebelum disajikan.

- Minuman ini cocok dijual cepat karena bahan sederhana dan margin keuntungan cukup besar.


Strategi Agar Takjil Cepat Laris

- Pilih lokasi dekat masjid atau perumahan

- Gunakan kemasan bersih dan menarik

- Jaga rasa konsisten

- Buat promo paket hemat

Baca Juga: Fantastis! Pemprov Jateng Siapkan Rp380 Miliar untuk THR 49.000 ASN, Kapan Cair?

Dengan modal kecil dan bahan mudah didapat, resep jualan takjil Ramadhan ini bisa menjadi peluang usaha musiman yang menguntungkan.

Untuk informasi lengkap seputar ramadan 2026 bisa kunjungi website Ramadhan pojoksatu.id (https://ramadhan.pojoksatu.id/)

Ramadhan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga momen berbagi dan memperkuat ekonomi keluarga.***