BOGOR.POJOKSATU.id - Bogor tidak hanya terkenal sebagai kota wisata dengan keindahan alamnya yang sejuk dan beragam tempat instagramable, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang menggoda selera.

Ragam makanan khasnya tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki cita rasa unik yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Dari sajian hangat yang cocok dinikmati saat hujan, hingga makanan ringan menyegarkan yang pas disantap di tengah teriknya siang, kuliner khas Bogor selalu berhasil menarik hati para wisatawan.

Berikut adalah deretan kuliner khas Bogor yang wajib dicoba dan dijamin bikin ketagihan!

1. Soto Mie Bogor

Soto Mie adalah salah satu ikon kuliner Bogor yang paling terkenal. Perpaduan antara kuah soto yang gurih, potongan daging sapi (seringkali kikil atau babat), mie kuning, risol goreng, dan irisan tomat serta kol membuat soto mie sangat kaya rasa dan tekstur.

Yang membuatnya khas adalah tambahan risol isi bihun yang digoreng renyah lalu dipotong dan dimasukkan ke dalam kuah panas. Perpaduan antara hangat, gurih, dan renyah menciptakan rasa yang sulit dilupakan.

Soto Mie Bogor biasanya disajikan dengan sambal, jeruk limau, dan emping sebagai pelengkap.

2. Toge Goreng

Meski namanya “toge goreng”, kuliner ini sebenarnya tidak digoreng. Toge goreng Bogor adalah sajian khas berbahan dasar tauge yang direbus lalu disiram dengan kuah berbumbu oncom dan kecap.

Biasanya, toge goreng disajikan bersama mie kuning dan lontong. Rasa gurih dan sedikit manis dari oncom serta aroma khas rempah membuat hidangan ini sangat khas dan menggugah selera.

Cocok disantap sebagai sarapan atau makan siang ringan.

3. Asinan Bogor

Asinan Bogor adalah salah satu kuliner yang paling populer dan cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca panas.

Terdiri dari berbagai macam buah segar seperti nanas, pepaya, bengkuang, mangga muda, dan kedondong, lalu disiram dengan kuah asam pedas manis yang terbuat dari cuka, cabai, dan gula merah.

Selain asinan buah, ada juga asinan sayur, yang berisi kol, taoge, dan wortel, disajikan dengan kuah kacang yang kental dan kerupuk kuning sebagai pelengkap.

Sensasi segar, pedas, dan asam membuat asinan menjadi makanan ringan yang menyegarkan sekaligus menggoyang lidah.

4. Doclang

Doclang bisa dibilang sebagai “gado-gado khas Bogor”. Terbuat dari lontong, tahu goreng, kentang rebus, telur rebus, dan kerupuk, lalu disiram dengan bumbu kacang yang kental dan manis.

Ciri khas doclang terletak pada penggunaan lontong yang dibungkus dengan daun patat, sehingga aromanya lebih khas dan alami.

Rasanya gurih, manis, dan sedikit pedas jika ditambah sambal. Doclang biasanya disantap sebagai sarapan karena porsinya cukup mengenyangkan.

5. Laksa Bogor

Laksa Bogor berbeda dari laksa di daerah lain. Kuahnya berwarna kuning tua, terbuat dari santan dan oncom yang dihaluskan bersama rempah-rempah.

Isiannya terdiri dari ketupat, tauge, bihun, tahu, dan telur rebus, kemudian disiram dengan kuah santan yang kental. Beberapa penjual juga menambahkan daun kemangi untuk menambah aroma.

Perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang kuat membuat laksa Bogor terasa sangat otentik dan mengenyangkan.

6. Cungkring

Cungkring adalah sajian unik berbahan dasar bagian kepala dan kaki sapi, seperti kikil, lidah, dan kulit, yang dimasak dengan bumbu kuning dan disajikan dengan lontong.

Di atasnya disiram bumbu kacang dan ditaburi kerupuk. Tekstur cungkring yang kenyal berpadu dengan bumbu kacang yang manis dan gurih membuat makanan ini cocok dinikmati pagi hari. Rasanya unik dan menggugah selera, terutama bagi pecinta makanan berbasis jeroan.

7. Roti Unyil Venus

Meski bukan makanan tradisional, Roti Unyil Venus sudah menjadi oleh-oleh khas Bogor yang terkenal di seluruh Indonesia.

Dinamakan “unyil” karena ukurannya yang mungil dan lucu. Varian rasanya sangat banyak, mulai dari cokelat, keju, sosis, pisang, abon, hingga durian.

Teksturnya lembut dan mudah dinikmati, cocok sebagai camilan di perjalanan atau oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

8. Bapatong (Bakso Tahu Tulang)

Bapatong adalah singkatan dari “Bakso, Pangsit, dan Tulang”, salah satu kuliner khas Bogor yang jarang ditemukan di tempat lain.

Uniknya, bakso disajikan bersama potongan tulang iga sapi yang masih ada dagingnya, mie atau kwetiau, dan kuah kaldu yang sangat gurih.

Tambahan potongan tahu dan pangsit goreng menjadikan hidangan ini sangat kaya rasa dan tekstur. Makan Bapatong paling nikmat saat cuaca dingin atau hujan karena kuahnya yang hangat sangat menenangkan.

9. Kue Cubit Cibinong

Kue cubit adalah camilan populer yang juga bisa ditemukan di berbagai kota, tetapi kue cubit Cibinong, Bogor, punya ciri khas tersendiri.

Dibuat dari adonan manis dengan topping beragam seperti keju, cokelat, greentea, dan Oreo, kue cubit ini biasanya disajikan setengah matang agar bagian tengahnya tetap lembut. Rasanya manis dan cocok disantap sebagai cemilan sore hari sambil minum teh.

10. Es Pala

Minuman segar satu ini bisa menjadi penutup sempurna setelah menyantap aneka kuliner berat. Es pala terbuat dari irisan buah pala muda yang direndam dalam larutan gula dan air jeruk nipis.

Rasanya manis, asam, dan sedikit pedas khas buah pala. Selain menyegarkan, minuman ini juga dipercaya bisa meredakan masuk angin dan menjaga daya tahan tubuh.

Penutup

Kekayaan kuliner Bogor tidak hanya menyenangkan lidah tetapi juga menggambarkan keberagaman budaya dan kreativitas masyarakatnya.

Dari makanan berat hingga kudapan ringan, dari yang tradisional hingga modern, semuanya memiliki cita rasa yang khas dan sulit dilupakan.

Maka tidak heran jika setiap orang yang berkunjung ke Bogor selalu ingin kembali, bukan hanya untuk menikmati keindahan alamnya, tetapi juga untuk mencicipi kuliner-kuliner lezat yang membuat rindu.

Jadi, jika Anda berencana liburan ke Bogor, pastikan untuk menyempatkan diri mencicipi berbagai hidangan khasnya—dijamin ketagihan! ***