POJOKBOGOR.ID - Kota Bandung tidak hanya terkenal dengan udara sejuk dan destinasi wisatanya, tetapi juga surganya kuliner khas yang menggoda selera.

Saat bulan Ramadan, aneka jajanan dan makanan tradisional Bandung semakin diburu untuk menu berbuka puasa.

Kuliner khas Bandung untuk buka puasa identik dengan cita rasa gurih, manis, hingga pedas yang mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Berikut rekomendasi makanan khas Bandung yang cocok disantap saat berbuka.

Baca Juga: 7 Makanan Penuh Nutrisi Saat Ramadan, Nomor 4 Bikin Puasa Tetap Kuat Seharian

1. Surabi Bandung, Lembut dan Mengenyangkan

Surabi atau serabi khas Bandung memiliki tekstur lembut dengan pinggiran renyah.

Dibuat dari adonan tepung beras dan santan, surabi biasanya disajikan dengan kuah kinca gula merah atau topping modern seperti cokelat dan keju.

Makanan ini cocok sebagai takjil karena rasanya manis dan cukup mengenyangkan tanpa terasa berat di perut.

2. Batagor, Gurih dengan Saus Kacang Khas

Batagor atau bakso tahu goreng menjadi ikon kuliner Bandung yang selalu diburu wisatawan.

Baca Juga: Resmi! Pemkot Banjar Gelontorkan Rp21 Miliar untuk THR PNS dan PPPK, Ini Jadwal dan Rinciannya

Perpaduan tahu, adonan ikan tenggiri, dan siraman saus kacang yang gurih-manis membuatnya pas disantap saat berbuka.

Tekstur renyah di luar dan lembut di dalam menjadikan batagor pilihan favorit untuk mengisi energi setelah azan magrib berkumandang.

3. Seblak, Sensasi Pedas Menggugah Selera

Bagi pecinta pedas, seblak menjadi menu yang sulit dilewatkan.

Kerupuk basah yang dimasak dengan bumbu kencur, cabai, serta tambahan telur, bakso, dan sayuran menciptakan cita rasa khas yang unik.

Meski pedas, seblak tetap diminati sebagai menu berbuka karena kuah hangatnya membantu tubuh terasa lebih segar setelah seharian berpuasa.

4. Lotek dan Karedok, Segar dan Kaya Sayuran

Jika ingin menu lebih sehat, lotek dan karedok bisa menjadi pilihan tepat.

Keduanya menggunakan sayuran segar seperti kacang panjang, tauge, kol, dan timun yang disiram saus kacang.

Baca Juga: Sinkronisasi Dapodik Jadi Penentu Nasib TPG Guru Maret 2026, Simak Langkah Aman Agar Status Validasi Tetap Hijau di Info GTK

Bedanya, lotek menggunakan sayuran yang sudah direbus, sedangkan karedok disajikan mentah.

Kandungan seratnya membantu pencernaan tetap lancar selama Ramadan.

5. Mie Kocok Bandung

Mie kocok merupakan hidangan berkuah yang terdiri dari mie kuning, kikil sapi, tauge, dan kaldu gurih.

Sajian ini cocok sebagai menu utama setelah berbuka dengan takjil.

Baca Juga: Validasi TPG Maret 2026 Dipercepat Karena Libur Lebaran, Guru Wajib Sinkronisasi Dapodik Sebelum 7 Maret Jika Tak Ingin Tunjangan Profesi Tertunda

Kuah hangatnya membantu menghidrasi tubuh, sementara protein dari kikil memberi tambahan energi.

6. Colenak, Manis Legit Khas Sunda

Colenak adalah singkatan dari “dicocol enak”.

Makanan ini terbuat dari peuyeum atau tape singkong yang dibakar lalu disajikan dengan saus gula merah dan kelapa parut.

Rasa manis legitnya membuat colenak cocok dijadikan hidangan penutup setelah menikmati makanan utama.

7. Es Goyobod, Pelepas Dahaga Legendaris

Tak lengkap rasanya berbuka tanpa minuman segar.

Es goyobod khas Bandung berisi campuran tepung hunkwe, kelapa muda, alpukat, dan sirup merah dengan santan serta es serut.

Minuman ini membantu mengembalikan cairan tubuh dan memberikan sensasi segar setelah seharian menahan haus.

Bandung memang tidak pernah kehabisan ide soal kuliner.

Saat Ramadan, aneka makanan khas ini semakin mudah ditemukan di pasar takjil dan pusat jajanan sore hari.

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, Ini Daftar Hotline Darurat WNI yang Wajib Disimpan

Namun, tetap perhatikan porsi makan agar tidak berlebihan.

Memilih kuliner khas Bandung untuk buka puasa sebaiknya diawali dengan makanan manis secukupnya, lalu dilanjutkan dengan menu utama bergizi agar tubuh tetap bugar menjalani ibadah.

Dengan perpaduan rasa tradisional dan sentuhan modern, kuliner Bandung selalu berhasil menghadirkan pengalaman berbuka yang berkesan.***