Pojok.Bogor.Id - Di antara banyak menu yang ditawarkan oleh Dapur Shahnaz Kopitiam di Yasmin, Bogor, ada satu hidangan yang belakangan menjadi bahan perbincangan para pengunjung choipan.

Jajanan sederhana khas Pontianak itu kini justru berubah menjadi primadona baru yang membuat banyak pelanggan rela antre, bahkan memesan dalam jumlah besar untuk dibawa pulang.

Choipan buatan Dapur Shahnaz Kopitiam dikenal punya ciri khas yang memikat.

Baca Juga: Baru Buka Langsung Viral, Dapur Shahnaz Kopitiam di Yasmin Diserbu Warga Sejak Pagi

Kulitnya tipis dan lembut, isinya gurih, dan teksturnya ringan sehingga cocok dinikmati kapan saja baik sebagai sarapan, camilan, maupun teman minum kopi sore.

Banyak pelanggan menyebut bahwa choipan di sini terasa “homemade banget”, seolah dibuat di dapur rumah dengan resep turun-temurun.

Setiap hari, choipan menjadi salah satu menu yang paling cepat habis.

Baca Juga: 3 Lokasi Stasiun Baru di Parung Bogor, Dijamin Akses Bakal Lebih Mudah!

Tidak sedikit pengunjung yang datang khusus untuk mencari menu ini setelah melihat unggahan viral di media sosial.

Beberapa video memperlihatkan choipan yang baru dikukus, aroma bawang putih yang menyeruak, hingga taburan bawang goreng yang renyah di atasnya visual sederhana yang ternyata cukup untuk mengundang rasa penasaran banyak orang.

Yang membuat choipan ini semakin diminati adalah kesederhanaannya.

Baca Juga: Bukan Hanya Satu, Parung Bogor Dikatakan Bakal Punya 3 Stasiun Kereta Api Baru Sekaligus

Tanpa perlu racikan rumit, choipan tetap berhasil menghadirkan rasa nyaman yang dekat dengan lidah siapa pun.

Bagi mereka yang pertama kali mencoba, tekstur lembutnya menjadi kejutan yang menyenangkan.

Sementara bagi penikmat choipan sejak lama, rasa gurihnya mengingatkan pada jajanan tradisional yang kini semakin jarang ditemukan.

Tak jarang pengunjung memutuskan memesan lebih banyak setelah mencicipinya.

Beberapa bahkan langsung membeli paket besar untuk dibawa pulang, terutama pada akhir pekan ketika permintaan meningkat tajam.

Fenomena ini membuat Dapur Shahnaz Kopitiam sering kali harus menambah stok choipan lebih banyak dari hari-hari biasa demi memenuhi permintaan pelanggan.

Baca Juga: VIRAL! Niat Beli Barang Peralatan Banjir, Tiktoker Medan Ini Malah Dimaki Pegawai Toko Hingga Berkata Kasar

Choipan juga menjadi menu yang memperkuat identitas kuliner kedai ini.

Di tengah menu sarapan rumahan dan minuman kopitiam, choipan hadir sebagai pembeda yang justru membuat kedai ini mudah diingat.

Banyak pengunjung yang datang ke Dapur Shahnaz Kopitiam bukan hanya untuk sarapan, tetapi juga untuk menikmati choipan hangat yang baru keluar dari kukusan.

Menariknya, choipan di kedai ini tidak hanya dicari oleh pelanggan yang sudah mengenal jajanan tersebut.

Baca Juga: VIRAL! Niat Beli Barang Peralatan Banjir, Tiktoker Medan Ini Malah Dimaki Pegawai Toko Hingga Berkata Kasar

Banyak anak muda yang baru pertama kali mencoba pun langsung jatuh hati.

Hal ini membuat choipan mengalami “momen kebangkitan” dan menjadi lebih populer di kalangan pengunjung muda yang biasanya lebih akrab dengan tren kuliner modern.

Keberhasilan choipan sebagai menu andalan juga menunjukkan bahwa makanan tradisional tetap relevan dan diminati.

Dapur Shahnaz Kopitiam berhasil membuktikan bahwa hidangan sederhanas elama dibuat dengan penuh perhatian dan rasa dapat bersaing dengan berbagai kuliner kekinian.

Baca Juga: Polres Bogor Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Mayat Perempuan di Gunung Putri Sudah Diketahui

Dan itulah yang membuat choipan menjadi bintang utama di kedai ini.

Setiap hari, kedai ini tak hanya dipenuhi aroma kopi dan roti kukus, tetapi juga wangi choipan panas yang baru diangkat dari kukusan.

Kombinasi inilah yang membuat banyak pengunjung merasa nyaman dan ingin kembali.

Pelan-pelan, Dapur Shahnaz Kopitiam menjadikan choipan sebagai ikon barunya jajanan kecil dengan daya tarik besar.***