POJOKBOGOR.id - Mencicipi kuliner rekomendasi bubur di Bogor jangan cuma saat pagi hari saja, tapi juga malam hari.

Ada beberapa rekomendasi bubur di Bogor yang bisa jadi pilihan Anda.

Kali ini rekomendasi bubur di Bogor yang bisa jadi pilihan.

Biasanya bubur ayam dinikmati oleh para pekerja yang pulang pada malam hari.

Tak hanya pagi hari saja, menyantap bubur ayam pada malam hari juga punya sensasi yang berbeda lho.

Berikut 4 rekomendasi bubur di Bogor:

1. Bubur Ayam Kabita

Di Kota Bogor ada sebuah tempat makan legendaris yang jadi rekomendasi bubur di Bogor pertama, yakni Bubur Ayam Kabita.

Baca Juga: Berikut Rekomendasi Nasi Uduk di Bogor yang Terkenal Enak, Lauknya Banyak Pilihan

Sudah berdiri sejak tahun 1971, membuat Bubur Ayam Kabita menjadi legendaris yang banyak diburu pecinta kuliner Bogor.

Sesuai seperti namanya Kabita, yang berasal dari bahasa sunda mengandung arti tergoda atau menjadi kepingin.

Bubur Ayam Kabita pertama kali dijual oleh H.Loekman (alm).

Namun semenjak wafat pada tahun 2008, kini Bubur Ayam Kabita dilanjutkan oleh anak lelakinya.

Baca Juga: Cobain Bakso Enak di Puncak Bogor, Lokasinya Mudah Dijangkau

Julian, anak H.Loekman yang kini mengelola warung bubur legendaris itu mengatakan, yang membedakan bubur ayamnya dengan yang lain adalah dari bumbu.

Bubur ayam di sini disiram dengan kuah kaldu berwarna kecoklatan dan dipadukan kecap asin yang membuat bubur semakin gurih.

Apalagi kuah kaldu dengan campuran bumbu rahasia tersebut dituang banyak hingga menggenangi bubur.

"Ini sudah resep turun temurun. Dari zaman dulu sampai sekarang kami masih menggunakan kecap asin yang sama supaya tidak mengubah rasa," tutur Julian.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Porprov Jawa Barat, Pemkot Bogor Butuh Rp245 Miliar

Isian Bubur Ayam Kabita sama seperti bubur ayam pada umumnya, terdiri dari bubur nasi, ayam goreng yang disuwir tipis, kacang kedelai goreng, seledri, bawang goreng, dan kerupuk.

Sebelum dituang bumbu kaldu gurih dan kecap asin, Julian menaburkan lada bubuk terlebih dahulu di atas mangkuknya.

Untuk satu porsi bubur ayam, kulinerian cukup membayar Rp 11.000 saja, termasuk segelas teh hangat tawar.

Agar semakin menambah nikmatnya makan bubur ayam, ada tambahan pelengkap seperti sate ati ampela, telur puyuh, dan usus seharga Rp 2.500 per tusuknya.

Ada pula telur asin yang bisa kulinerian beli seharga Rp 5.000.

Tidak hanya bubur ayam saja, di sini juga menyediakan soto ayam yang tak kalah nendang rasanya.

Bagi kulinerian yang ingin mencicipi Bubur Ayam Kabita ini bisa langsung datang ke warungnya di Jalan Raya Gunung Batu Nomor 67, Bogor Barat, Kota Bogor.

Lokasinya tidak jauh dari seberang Pasar Gunung Batu.

Warung Bubur Ayam Kabita terletak persis di pinggir jalan dengan bangunan sederhana.

Ruang teras rumahnya sendiri dibuat sebagai tempat berjualan.

Kulinerian bisa melihat sendiri saat bubur pesanannya diracik karena tempatnya langsung menyatu dengan kasir.

Bubur Ayam Kabita buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.

Kecuali hari Minggu yang hanya dibuka hingga pukul 20.00 WIB.

2. Bubur Ayam Cianjur Pandu Raya

Beberapa daerah di Indonesia punya sajian bubur ayam yang mempunyai ciri khas masing-masing.

Satu di antaranya adalah Bubur Ayam Cianjur, yang memiliki cita ras khas dan unik dibanding bubur ayam lainnya.

Jika biasanya daun bawang di bubur ayam disajikan mentah, berbeda dengan Bubur Ayam Cianjur sudah diolah lebih dulu dengan bumbu.

Daun bawang ditumis dengan campuran kuah kuning kaldu.

Bumbu ini yang menjadi pembeda di Bubur Ayam Cianjur.

Di Bogor, kamu bisa mencicipi yang enak di Bubur Ayam khas Cianjur Kang Jaenal di Jalan Pandu Raya, Bogor Utara, Kota Bogor.

Rasanya yang gurih dan aromanya yang wangi membuat Bubur Ayam Cianjur selalu menggoda selera saat dihidangkan.

Sajian bubur istimewa ini semakin lengkap dengan tambahan sate usus dan ampela yang dibumbu kecap.

3. Bubur Ayam khas Cianjur di Puncak

Kawasan Puncak Cisarua Kabupaten Bogor selalu diburu oleh para pelancong untuk dikunjungi.

Tak jarang memang, sebagian pengunjung memilih menghabiskan waktunya hanya untuk sekedar makan dan minum di Kawasan Puncak sembari menikmati suasana dingin khas Puncak.

Salah satunya yaitu kuliner Bubur Ayam khas Cianjur yang berada di Kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bagi sebagian orang penikmat bubur ayam, nampaknya kuliner ini bukan sesuatu yang baru.

Sepanjang jalur menuju kawasan Puncak Cisarua Kabupaten Bogor terpantau banyak berjejeran kios-kios Bubur Ayam Khas Cianjur.

Seperti Nurhayati salah satu penjual bubur ayam khas Cianjur yang berjualan di daerah Megamendung, Kabupaten Bogor.

Menurutnya bubur ayam khas Cianjur dengan bubur ayam biasa tidak ada perbedaan.

Namun, hal tersebut bagi para penikmat bubur ayam bukan sesuatu hal yang berarti.

Perbedaan citarasa bubur ayam biasa dengan bubur ayam khas Cianjur menjadi daya tarik tersendiri bagi para lidah penikmat bubur ayam.

Aroma sedap kuah kaldu ayam yang disajikan nampaknya menjadi pembeda di kala menyantap bubur ayam khas Cianjur.

Dibanderol dengan harga 12 ribu satu mangkuk, bubur ayam khas Cianjur siap menggoda lidah bagi para pecinta bubur ayam.

4. Bubur Ayam Tasik Pak Aceng

Dari beragam jenis olahan bubur yang ada di Kota Bogor, bubur ayam tasik bisa jadi rekomendasi pilihan menu sarapan..

Bubur Ayam Tasik milik pak Aceng (50) buka di pinggir Jalan Raya Bangbarung (Achmad Sobana), tepat di seberang Masjid Hijau Ar-Rahman.

Warung makan itu buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Satu porsi bubur ayam tasik berisi bubur, irisan daging ayam, kacang, tepung goreng yang dipotong-potong, daun seledri, dan tak ketinggalan kerupuk.

Bahan-bahan pelengkap membuat rasa bubur yang diberi bumbu merica itu terasa semakin lezat.

Untuk menikmati satu porsi bubur ayam, anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 12 ribu saja.

Dari pengamatan TribunnewsBogor.com, warung bubur milik Aceng ramai pembeli baik anak sekolah, pegawai kantoran, atau pun setelah berolahraga.

"Alhamdulillah mas sudah banyak langganan, kalau pertama makan disini pasti besoknya balik lagi," ujar Aceng, Kamis (22/3/2018).

Dari pernyataan Aceng, dia telah berjualan di sana selama lima tahun dan memiliki empat cabang di sejumlah tempat di Kota Bogor.

"Disini, di The Jungle, di Jungle Fest, dan di daerah Cikaret," kata Aceng.

Demikian rekomendasi bubur di Bogor yang bisa kalian cari di malam hari. Selamat berburu yah!