BOGOR.POJOKSATU.id - Aksi dugaan hipnotis dan penipuan terjadi di kawasan Masjid Al Kahfi Kiara Residence, Kota Bogor, pada Minggu (22/02/2026). Seorang pria terekam kamera pengawas (CCTV) diduga memperdaya sejumlah pedagang dan jamaah dengan modus pemberian bantuan.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku awalnya mengaku akan membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada ibu-ibu di masjid. Di depan masjid tersebut, terdapat pedagang es, gorengan, dan roti yang tengah berjualan.

Pelaku kemudian memesan dalam jumlah besar, termasuk sekitar 60 cup es, gorengan, serta roti. Salah satu korban, Hariyanah, penjual roti di lokasi, mengungkapkan bahwa pelaku bahkan menjanjikan bantuan dana usaha sebesar Rp15 juta yang disebut-sebut berasal dari seorang atasannya yang diklaim sebagai jenderal TNI.

“Iya dia datang ke lapak terus bilang mau ngasih bantuan sama pesan es dan gorengan banyak, sekitar 60 cup,” ujar Hariyanah.

Dalam kondisi yang diduga terpengaruh hipnotis, Hariyanah mengaku sempat mengantarkan pelaku ke rumahnya untuk memperlihatkan warung kecil miliknya. Pelaku memotret usaha tersebut menggunakan ponsel milik korban, dengan alasan akan mengirimkannya kepada pihak yang disebut sebagai jenderal TNI.

“Orangnya datang lihat warung, terus foto tapi pakai HP saya dan uang Rp600 ribu dibawa,” tambahnya.

Setelah itu, pelaku diduga membuat korban dalam kondisi bingung sebelum akhirnya melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, uang jamaah sebesar Rp50 ribu, satu unit handphone merek Infinix, serta uang Rp600 ribu milik Hariyanah dilaporkan hilang.

Kerugian dari es dan gorengan yang belum terbayar akhirnya ditanggung oleh pengurus Masjid Al Kahfi Kiara Residence sebagai bentuk kepedulian terhadap pedagang yang menjadi korban.

Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan serupa, terutama yang mengatasnamakan bantuan sosial atau pejabat tertentu. Jika menemukan indikasi mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang. ***