POJOKBOGOR.id - Kondisi kumuh jalan di Jembatan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah, terus menjadi perhatian Pemkot Bogor, lantaran kondisinya sudah terlalu lama kumuh dan kotor.
Terutama soal persampahan dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jembatan MA Salmun.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengajak beberapa dinas, organisasi masyarakat, hingga pedagang sekitar untuk bebersih kawasan jalan di Jembatan MA Salmun, Jumat 13 Juni 2025.
Baca Juga: Momen HJB ke 543, Job and Edu Fair Tahun 2025 Hari Terakhir Masih Buka Peluang Para Pencari Kerja
“Dua minggu lalu saya ke sini, jalan ini penuh dengan sampah. Sampah itu berasal dari PKL yang berjualan di sepanjang Jalan MA Salmun ini. Pedagang yang selama ini kita kasih kelonggaran juga kita ajak untuk membersihkan,” ucap Jenal Mutaqin di lokasi.
Jenal Mutaqin menekankan, bahwa dibutuhkan kesadaran diri dari seluruh masyarakat, karena pemerintah tidak sanggup bekerja sendirian. Sehingga, butuh kerja sama dan semangat untuk menata serta menjaga Kota Bogor.
Ia berharap ke depan, Jumat Bersih di Jembatan MA Salmun ini tetap konsisten dilakukan, tidak hanya di perkampungan tetapi juga di jalan-jalan protokol.
Baca Juga: ATSI Buka Suara, Tegaskan Masa Aktif Kuota Internet Sudah Sesuai Regulasi
“Saya diperintah Pak Wali untuk membentuk satgas di beberapa titik rawan PKL, rawan kemacetan, gabungan antara semua OPD yang ada, sesuai dengan tupoksi masing-masing. Satpol PP mengimbau untuk menata dan membersihkan PKL, Dishub menangani lalu lintas, dan DLH urusan kebersihannya, termasuk melibatkan tokoh masyarakat,” urainya.
Satgas tersebut, sambung Jenal Mutaqin, bertujuan menjaga agar kesemerawutan tidak terjadi lagi. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kondisi serupa akan terulang kembali.
Untuk sementara, sebelum satgas tersebut terbentuk, Jenal Mutaqin meminta anggota Satpol PP dan Dishub untuk berjaga secara bergiliran di kawasan Jalan MA Salmun guna terus memberikan imbauan.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Dukung Penuh Kabogor Fest 2025: Bukan Sekadar Hiburan
Di lokasi jalan Jembatan MA Salmun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto, menambahkan total sampah yang terangkut saat pembersihan lebih dari 25 ton. “Jika diakumulasi dari subuh saat pengangkutan rutin, itu bisa 40 ton lebih. Ini hanya di MA Salmun saja,” tutup Denni.



