BOGOR.POJOKSATU.id - Setelah resmi dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo Subianto, Arif Satria memastikan dirinya akan segera melepaskan jabatan sebagai Rektor IPB University yang di Bogor.
Hal tersebut disampaikannya dalam pernyataan usai pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
Arif menjelaskan bahwa berdasarkan aturan yang berlaku di lingkungan IPB, seseorang tidak dapat merangkap jabatan rektor jika telah memegang posisi strategis di lembaga lain.
Oleh karena itu, dirinya akan segera mengajukan pengunduran diri dari jabatan rektor yang saat ini masih secara resmi dipegangnya.
“Status rektor sampai saat ini masih aktif, belum diberhentikan. Tapi sesuai aturan di IPB, saya harus melepas jabatan itu karena sudah ada tugas baru di BRIN,” ujar Arif Satria seperti dikutip dari kanal YouTube Biro Setpres.
Saat ditanya apakah langkah tersebut berarti dirinya akan mundur dari IPB, Arif menegaskan bahwa hal itu menjadi keharusan.
“Ya, harus diganti,” ucapnya singkat.
Pelantikan Arif Satria sebagai Kepala BRIN menandai fase baru dalam kepemimpinan lembaga riset tertinggi di Indonesia.
Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman panjang di bidang pendidikan serta penelitian.
Publik menaruh harapan besar terhadap langkah-langkah inovatif yang akan ia lakukan dalam memperkuat riset nasional dan mendorong kemajuan ilmu pengetahuan di Tanah Air. ***



