POJOKBOGOR.id - Tidak diragukan lagi, Bahasa Mandarin kini telah menjadi salah satu bahasa terpenting di dunia selain Bahasa Inggris, demikian yang dilihat oleh Kids Learning Chinese atau Kiddles Bogor.
Kiddles Bogor melihat, masyarakat di kota hujan tidak ingin ketinggalan mendapatkan manfaat dari belajar bahasa Mandarin. Hal itu nampak dari semakin digemarinya kursus bahasa Mandarin oleh masyarakat lokal.
Founder Kiddles Bogor, Yuniardi Trisna menjelaskan, tak bisa dipungkiri bahasa Mandarin telah menjadi salah satu bahasa terpenting di dunia selain Bahasa Inggris, berangkat dari itu dirinya memutuskan untuk mendirikan sebuah tempat les Bahasa Mandarin di Kota Bogor bersama istrinya.
Yuniardi mengatakan, Kiddles Bogor yang sudah berdiri sejak 2015 lalu itu adalah lembaga kursus bahasa Mandarin yang dirancang untuk anak-anak maupun dewasa.
Baca Juga: DPRD dan Pemkab Bogor Sepakati APBD Perubahan 2023 sebesar Rp9,72 Triliun
Dengan mengusung tema belajar yang tematik serta ruang kelas yang unik, Kiddles Bogor yang berlokasi di Jalan Kol Ahmad Syam, RT.03/RW.10, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, itu terus berkembang menjadi salah satu pusat belajar Bahasa Mandarin yang paling banyak diburu.
"Kami juga dipercaya untuk memberikan pelajaran bahasa Mandarin di sekolah terkemuka seperti Kinderfield, International School of Bogor (ISB), dan Sekolah Pelita Harapan (SPH)," ungkap Yuniardi.
Dia mengatakan, bahasa Mandarin adalah bahasa resmi Tiongkok dan merupakan bahasa terbanyak yang digunakan oleh orang di seluruh dunia.
Belajar bahasa Mandarin memberikan akses ke budaya dan sejarah Tiongkok yang kaya. Serta membuka pintu untuk membangun hubungan sosial dan bisnis dengan orang-orang Tiongkok.
Baca Juga: Sensasi Menginap di Nimo Tea Resort Bikin Pengunjungnya Ogah Pulang, Bikin Terlalu Nyaman dan Betah
"Meningkatnya minat belajar bahasa Mandarin tidak hanya dipicu oleh kebutuhan ekonomi semata," ungkapnya.
Di sisi lain, Principal Kiddles Bogor, Withy Milka yang juga istri dari Yuniardi meyakini, belajar Bahasa Mandarin pada usia dini memiliki beberapa manfaat seperti mengembangkan keterampilan mereka, merangsang pemikiran kognitif, mengembangkan keterampilan motorik, persepsi spasial, peningkatan koordinasi tangan-mata, dan kemampuan artistik.
"Jadi tidak hanya soal memahami bahasa Mandarin saja, tapi menstimulasi otak kanan maupun otak kiri yang memungkinkan mereka untuk berpikir logis dan kritis. Karena itu kami usung tematik di masing-masing ruang kelas. Ada kelas yang seperti mini zoo, kelas seperti di cafe, kelas seperti di di London, di Tembok Cina dan lain-lainnya," tutur dia.
Hal itu, sambungnya, bisa memberikan kesempatan emas kepada anak anak agar memahami konsep konsep tertentu dan memiliki lebih banyak hal lain untuk mendalami Bahasa Mandarin.
Baca Juga: Main Angklung dan Himpun Beasiswa, Reuni ala Angkatan 30 IPB
Tak hanya itu, Withy dan Yuniardi juga nampaknya tak ingin sembarangan melibatkan tenaga pengajar.
Keduanya sepakat, tenaga pengajar di Kiddles Bogor bukan hanya sekedar yang mahir berbahasa Mandarin saja, mereka juga mengedepankan juru pengajar yang bisa melibatkan kedekatan emisional dengan anak anak muridnya.
"Bukan hanya guru yang memiliki sertifikasi saja, kami juga ingin guru yang memiliki rasa memiliki yang besar kepada anak anak. Jadi di sini bukan hanya belajar bahasa saja, kami ingin memelihara mental anak anak didik kami," urai Withy.
Berbicara soal fasilitas, Withy dan suaminya juga tak ingin tanggung tanggung. Tak kalah dengan tempat les bahasa internasional lainnya, setiap ruang kelas yang digunakan sudah disediakan fasilitas AC semua.
Kiddles Bogor juga menyediakan ruang perpustakaan yang nyaman dan menarik untuk anak anak, serta reward station untuk anak anak yang mendapatkan poin tertinggi.
Lantaran hal itu, Withy juga lebih banyak menerapkan konsep belajar secara praktik langsung seperti memasak bersama, berbelanja bersama ke mini market, agar anak anak didiknya bisa berinteraksi langsung.
"Kami tidak mau hanya sekedar mengajar, tapi juga memenuhi kebutuhan anak anak baik secara mental dan pendidikannya," kata dia.
Dia mengungkapkan lembaga yang ia dirikan, telah berhasil mencetak lulusan yang sukses untuk meneruskan pendidikan di Tiongkok. Selain itu juga lulusan yang mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan asal Tiongkok.
Tidak hanya soal bahasa, Withy mengatakan Kiddles Bogor juga membantu anak anak dalam memahami budaya dan kebiasaan masyarakat Tiongkok. Sehingga mempermudah anak anak dalam berinteraksi nantinya.
Kedua pasangan ini juga berencana, akan memperluas ruang belajar Kiddles Bogor ke depannya. Sehingga bisa menampung lebih banyak lagi peserta dan pengajar didik di tempat mereka. (*)



