BOGOR.POJOKSATU.id - Pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL di kawasan Kayumanis, Kota Bogor, terus menunjukkan perkembangan di lapangan.

Sejumlah pekerjaan tahap awal kini mulai dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan fasilitas yang digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Kota Hujan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (6/7/2026), aktivitas konstruksi mulai terlihat dengan pengerjaan akses jalan menuju area proyek.

Beberapa pekerja tampak melakukan persiapan lahan, sementara alat berat telah diterjunkan untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur pendukung.

"Dua unit alat berat sudah berada di lokasi proyek untuk mendukung percepatan pekerjaan tahap awal pembangunan," berdasarkan pantauan di lokasi.

PSEL yang berlokasi di Jalan Kampung Munjul, Kelurahan Kayumanis, tersebut dirancang sebagai fasilitas modern yang mampu mengolah sampah dalam jumlah besar.

Nantinya, sampah yang masuk tidak hanya dikelola untuk mengurangi volume limbah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.

Dalam perencanaannya, PSEL Kayumanis diproyeksikan memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.000 ton sampah setiap hari.

Kapasitas tersebut diharapkan mampu mengakomodasi sebagian besar produksi sampah harian Kota Bogor sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Fasilitas ini direncanakan memiliki kapasitas pengolahan mencapai 1.000 ton sampah per hari sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah di Kota Bogor," demikian informasi mengenai proyek tersebut.

Keberadaan PSEL diharapkan menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas perkotaan.

Selain mengurangi timbunan sampah, teknologi yang digunakan juga diharapkan mampu menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Pengerjaan akses jalan menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan fasilitas utama dimulai.

Infrastruktur tersebut akan mendukung mobilitas alat berat, distribusi material konstruksi, hingga operasional proyek selama proses pembangunan berlangsung.

Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL dapat memberikan dampak positif terhadap sistem pengelolaan sampah di Kota Bogor.

Dengan teknologi pengolahan modern, volume sampah yang selama ini berakhir di TPA diharapkan dapat ditekan secara signifikan sehingga umur operasional TPA menjadi lebih panjang.

Masyarakat pun berharap pembangunan proyek ini dapat berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan fasilitas yang benar-benar mampu menjawab persoalan sampah di Kota Bogor.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, keberadaan PSEL juga diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi terbarukan.***