BOGOR.POJOKSATU.id - Peristiwa pilu terjadi di kawasan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Senin (23/6/2025). Seorang wanita berusia 30 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.
Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya karena tekanan berat akibat masalah utang yang menjeratnya.
Kepala Seksi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Eko Agus, menjelaskan bahwa wanita tersebut diketahui berstatus sebagai ibu rumah tangga. Ia diduga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Korban adalah seorang ibu rumah tangga. Berdasarkan keterangan awal, ia nekat gantung diri karena terbelit utang,” ujar Eko Agus pada Selasa (24/6/2025).
Tragedi ini pertama kali diketahui oleh ayah korban sendiri. Menurut keterangan, pada pukul 14.45 WIB, ayahnya sempat memasak sop kepala kambing dan berniat mengajak sang anak makan bersama.
Korban diketahui berada di kamar lantai dua rumah mereka. Saat dipanggil, korban tidak memberikan respons.
Merasa khawatir, sang ayah kemudian naik ke lantai dua dan menemukan putrinya dalam kondisi tergantung di dalam kamar.
“Korban ditemukan dalam posisi leher terikat tali tambang berwarna oranye. Saat ditemukan, lidah korban menjulur dan dari hidung mengalir darah,” terang Ipda Eko.
Peristiwa ini tentu saja membuat pihak keluarga terpukul. Namun demikian, keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah.
“Dari kesepakatan keluarga, mereka tidak mengizinkan proses autopsi terhadap korban,” imbuhnya.
Kasus ini menjadi pengingat keras akan beratnya tekanan ekonomi yang bisa berdampak fatal jika tidak ada dukungan sosial dan penanganan psikologis yang memadai.
Polisi telah mencatat peristiwa ini dan menghormati keputusan keluarga korban dalam proses penanganan selanjutnya. ***


