BOGOR.POJOKSATU.id - Proyek revitalisasi Pasar Merdeka di Kota Bogor hampir selesai. Hingga awal Agustus 2026, progres pembangunan pasar tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan perkembangan itu setelah meninjau langsung pelaksanaan proyek pada Kamis, 6 Agustus 2026. Ia memastikan proses pembangunan terus dikebut agar pasar dapat segera digunakan oleh para pedagang.
Setelah revitalisasi rampung, Pasar Merdeka diproyeksikan mampu menampung sekitar 450 pedagang. Mereka terdiri atas pedagang sayuran, kebutuhan pokok, onderdil kendaraan, barang bekas, hingga pedagang loak yang selama proses pembangunan menempati lokasi sementara.
Pemerintah Kota Bogor berencana mulai memindahkan para pedagang dari Tempat Penampungan Sementara atau TPS pada September 2026. Proses pemindahan akan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas perdagangan dan meminimalkan kendala di lapangan.
Pemindahan bertahap juga diperlukan untuk memastikan pembagian kios dan los berjalan tertib. Pedagang diharapkan mengikuti arahan pengelola pasar agar proses penempatan dapat berlangsung sesuai data dan peruntukannya.
Revitalisasi Pasar Merdeka dilakukan untuk menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman. Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi para pedagang.
Selain memperbaiki bangunan, revitalisasi juga diharapkan mampu mengatasi sejumlah persoalan pasar tradisional, seperti kesemrawutan lapak, kebersihan, sirkulasi pengunjung, dan pengelolaan area parkir.
Meski progresnya telah mencapai 90 persen, pemerintah masih perlu menyelesaikan sejumlah bagian akhir sebelum pasar resmi ditempati. Pengecekan fasilitas, keamanan bangunan, sanitasi, dan kesiapan sarana pendukung menjadi hal yang harus dipastikan.
Dengan selesainya proyek tersebut, Pasar Merdeka diharapkan kembali menjadi salah satu pusat perdagangan penting di Kota Bogor serta memberikan ruang usaha yang lebih layak bagi ratusan pedagang. ***

.webp)

