POJOKBOGOR.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menghantam sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Kota Bogor.
Sejak Sabtu (13/9/2025), pengendara terpaksa putar balik karena stok BBM di SPBU Shell kosong.
Di SPBU Shell Jalan Abdullah Bin Nuh, Bogor Barat, serta Jalan Pajajaran, petugas bahkan memasang kon kerucut sebagai tanda layanan pengisian tidak beroperasi.
Satu-satunya BBM yang masih tersedia hanyalah V-Power Diesel, itupun jumlahnya semakin menipis.
“Padahal kami buka dari jam 06.00 sampai 22.00 WIB. Tapi sekarang paling hanya bisa melayani 7 sampai 10 kendaraan per hari, itu pun kalau ada mobil berbahan solar mampir,” ujar salah satu petugas SPBU Shell Abdullah Bin Nuh dengan nada kebingungan.
Kondisi ini kontras dengan SPBU kelolaan pemerintah. Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular panjang, menandakan stok BBM di sana relatif aman.
Sementara itu, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Cabang Bogor memilih irit bicara.
Anggota Hiswana Migas Cabang Bogor, Dzikra Agung Perkasa, menyebut kelangkaan BBM di Shell bukan ranah mereka.
“Itu bukan kewenangan kami untuk memonitor stok BBM di brand tersebut,” singkatnya.
Ketiadaan penjelasan resmi membuat warga Bogor semakin bertanya-tanya soal penyebab kelangkaan.
Di sisi lain, antrean panjang di SPBU pemerintah menjadi pemandangan sehari-hari, sementara SPBU Shell justru lengang dengan layanan terbatas.




