POJOKSATU.id, BOGOR - Sopir truk yang menambrak pemuda berusia 20 hingga tewas di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada pada Kamis (05/01/2023) malam akhirnya ditangkap.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan sopir truk yang menabrak pria berusia 20 tahun di Jalan Sholeh Iskandar Bogor berinisial AR (38).
"Malam itu juga kami terus menggali informasi dan mengejar sopir truk tersebut, selama 3 hari pencarian akhirnya ditemukan, sopir truk (AR) berikut dengan kendaraan truk tersebut. Saat malam itu, truk mengangkut split/batu pasir, untuk muatan tidak melebihi kapasitas," kata Bismo ketika memberikan keterangan soal tabrak lari di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Selasa (10/01/2023).
BACA JUGA : 2 Pelaku Begal di Pebayuran Tewas di Tangan Warga
Menurut Bismo, saat ini polisi sedang melakukan pendalaman terkait sopir yang menabrak tersebut, apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian (kealfaan) dengan disadari atau tanpa disadari.
"Kita akan melihat dari beberapa sudut pandang keterangan, maupun hasil olah TKP, malam ini juga kami akan lakukan test urine terhadap sopir truk tersebut," ucap Bismo.
Bismo juga menegaskan pihaknya juga akan meningkatkan kembali program #stoprojali dengan menggandeng anak anak perwakilan di beberapa kecamatan.
BACA JUGA : 4 Anak di Bekasi Jadi Korban Ciki Ngebul, Kota Bekasi Awasi Ketat Peredarannya
Sebelumnya, satu orang yang diduga anggota rojali (rombongan jamaah lieur) dilaporkan tewas tertabrak truk yang dihadang oleh dirinya sendiri di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Kamis (05/01/2023) malam.
Kepala Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria mengatakan, yang tewas korban berusia 20 tahun.
Saat itu, korban bersama tiga temannya berusaha menyetop truk boks yang sedang melaju kencang.
BACA JUGA : Angela Hindriati Akan Dimakamkan di Kampung Kandang, Satu Liang Lahat dengan Putrinya
Diduga truk tersebut tidak sempat mengerem, hingga menabrak salah satu korban hingga tewas.
Sopir truk dilaporkan melarikan diri usai kejadian tersebut.
Galih mengatakan sopir truk boks putih melarikan diri dan sampai saat ini belum teridentifikasi. Pihaknya masih mencoba menelusuri pengendara truk melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi.
"Sopir kabur, belum teridentifikasi," kata Galih.
"Kita akan cek lewat CCTV dan kita akan ungkap siapa pengendaranya. Termasuk menyelidiki apakah memang tertabrak atau tabrak lari atau seperti apa. Kalau dilihat lokasi semalam penerangan terang, cuaca baik, dan kondisi lajur lancar," tambahnya.
Terkait aksi anak-anak muda yang menyetop truk, kata Galih, belum bisa disimpulkan apakah mereka termasuk kelompok yang biasa disebut rombongan jamaah liar (rojali) atau bukan.
"Kalau dilihat dari beberapa keterangan kita tidak bisa memastikan itu 'Rojali'. Karena tidak jauh dari TKP ada perputaran (u-turn). Saya berpikir bahwa itu tetap pejalan kaki yang tertabrak," beber Galih.
(adi wirman)


