POJOKBOGOR.id - Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2025-2030 menjadi peristiwa istimewa karena digelar di Monas, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ini adalah pertama kalinya acara pelantikan pemimpin Kota Bogor diadakan di luar wilayahnya.
Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, hadir menyaksikan prosesi pelantikan Wali Kota Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Muttaqin.
Dalam sambutannya, Adityawarman menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung pembangunan dan memastikan kebijakan yang pro-rakyat.
"DPRD adalah mitra strategis pemerintah kota. Tugas kami adalah mengawasi, melakukan check and balance, menyusun anggaran, dan membentuk peraturan daerah agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar politisi senior Kota Bogor ini.
Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan inaugurasi di Plaza Balai Kota Bogor, dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin.
Prosesi serah terima jabatan dari Pj. Wali Kota Hery Antasari kepada Dedie A. Rachim dan Jenal Muttaqin pun dilakukan dengan khidmat.
Sebagai bagian dari agenda resmi, Wali Kota Bogor menyampaikan visi dan misi dalam rapat paripurna DPRD, sesuai arahan Surat Edaran Mendagri Nomor 100.2.4.3/4378/SJ.
Adityawarman, yang juga politisi PKS, menyebut tantangan terbesar pemerintahan Dedie-Jenal adalah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030, sebagai turunan dari RPJPD Kota Bogor 2025-2045.
Di akhir acara, DPRD Kota Bogor memberikan apresiasi kepada Pj. Wali Kota Hery Antasari atas dedikasi dan kerja kerasnya selama 10 bulan memimpin Kota Bogor.
"Kami berharap sinergi DPRD dan Pemkot dapat menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat. Visi dan program yang dirancang harus benar-benar menjawab kebutuhan warga Bogor," tutup Adityawarman Adil.
Momen ini menjadi langkah awal baru bagi Kota Bogor, dengan harapan kepemimpinan Dedie-Jenal dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warganya.***




