POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi dua posisi Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor.

Seleksi berlangsung dari 2 hingga 8 Oktober 2024. Hingga Selasa siang, 8 Oktober, baru dua pelamar yang tercatat mengikuti seleksi tersebut.

Saat ini, posisi Ketua Dewan Pengawas Perumda PPJ masih dipegang oleh Gatut Susanta, yang dipastikan melanjutkan masa jabatannya setelah hasil evaluasi kinerja yang memuaskan.

Seleksi ini dilakukan untuk mengisi dua posisi, yaitu satu dari unsur independen dan satu dari perwakilan Pemkot Bogor.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asperbang) Setda Kota Bogor, Hanafi, menjelaskan bahwa calon dari unsur independen harus memiliki pengalaman minimal lima tahun di perusahaan, karena mereka akan memantau manajemen perusahaan.

"Seleksi ini terbuka untuk dua posisi. Satu dari unsur pemerintah dan satu dari unsur independen. Untuk independen, ada syarat khusus yaitu pengalaman lima tahun di perusahaan," ujar Hanafi, Selasa (8/10/2024).

Pendaftaran seleksi ditutup pada 8 Oktober 2024, dan semua berkas harus diserahkan langsung dalam bentuk hard copy.

Hanafi menegaskan bahwa penyerahan berkas yang diwakilkan akan mengakibatkan gugurnya calon tersebut.

Seleksi administrasi akan diumumkan pada 10 Oktober 2024, diikuti oleh Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) yang berlangsung dari 15 hingga 23 Oktober, termasuk psikotes.

“Peserta akan diuji tentang pemahaman mereka terkait manajemen pasar dalam UKK. Setelah itu, nilai kumulatif akan dihitung dan diumumkan pada 24 Oktober 2024. Nama-nama calon kemudian diserahkan kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM), yaitu Wali Kota Bogor, pada 25 Oktober,” tambahnya.

Proses seleksi dilanjutkan dengan wawancara bersama Wali Kota Bogor pada 28 Oktober 2024, yang juga akan mencakup evaluasi karya tulis ilmiah yang disusun oleh para calon.

Dua perguruan tinggi akan ikut terlibat dalam evaluasi karya ilmiah tersebut.

"Seleksi ini sangat ketat. Peserta tidak boleh menggunakan handphone atau alat bantu lain selama presentasi karya ilmiahnya kepada tim penguji," jelas Hanafi.

Dua posisi yang kosong berasal dari unsur independen dan pemerintah, di mana calon dari pemerintah harus eselon II yang tidak terlibat dalam pelayanan umum.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Oktober 2024, tepat sehari sebelum masa jabatan Dewan Pengawas yang lama berakhir.

“Kami memastikan tidak akan ada kekosongan posisi karena tidak ada Pelaksana Tugas (Plt) untuk Dewan Pengawas. Masa jabatan Dewan Pengawas adalah empat tahun, dan Ketua Dewan Pengawas saat ini, Gatut Susanta, akan tetap melanjutkan jabatan karena kinerjanya dinilai baik oleh pemerintah,” tutup Hanafi.

Seleksi ketat ini menjadi langkah Pemkot Bogor untuk memastikan bahwa pengawasan Perumda Pasar Pakuan Jaya dapat dilakukan secara profesional dan berintegritas, demi keberlangsungan layanan pasar yang optimal di Kota Bogor.***