POJOKBOGOR.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menyasar 50 sekolah yang ada di Jawa Barat sebagai Percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju, termasuk sekolah di Kota Bogor.
Untuk pertama, Kemendikbudristek menyasar sekolah di Kota Bogor sebagai Percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju.
Peluncuran Percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju sendiri berlangsung di sekolah di Kota Bogor, tepatnya di SDN Bangka Bogor, Senin (31/07/2023).
Baca Juga: SMAN 3 Kota Bogor Diduga Manipulasi Data PPDB Sistem Zonasi, Emak Emak Geruduk Sekolah
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kemendikbudristek, Iwan Syahril mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi untuk mewujudkan anak-anak indonesia menjadi generasi yang maju melalui program sekolah sehat.
"Dari target 50 sekolah yang ada di Jawa Barat, ini merupakan peluncuran progam percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju pertama. Tentu dengan bantuan dari pemerintah pusat, daerah, kabupaten, kota dan juga para akademisi kami akan menyasar untuk bisa menjadikan sekolah sehat secara fisik, sehat gizi melalui beragam program," ujar Iwan kepada wartawan.
Sementara itu, Selain melalui progam percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju, pihaknya juga fokus memberikan sosialisasi program Isi Piringku, yang memuat edukasi gizi dan pola asuh sehat anak.
Baca Juga: Buntut Kecurangan PPDB Kota Bogor, Sekarang Masuk Sekolah Makin Ketat
"Kami juga punya program pengelolaan dan pemilihan sampah melalui Sampahku Tanggung Jawabku, dan yang terkahir adalah pemberdayaan gizi dan juga ekonomi untuk ibu-ibu kantin melalui Warung Anak Sehat," ungkapnya.
"Mudah-mudahan dengan beberapa program di atas kami bisa bersama-sama mewujudkan generasi emas 2045, di mulai anak-anak SD yang kelak akan jadi pemimpin di masa depan," harapnya.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku senang Kota Bogor jadi kota pertama progam percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju.
Baca Juga: Sambut Liburan Sekolah, Swiss-Belcourt Bogor Hadirkan Berbagai Promo Menarik
"Program ini sangat keren, karena program ini berbeda dari program lainnya. Pertama, program ini sangat terstruktur, ada modulnya, ada silabusnya, lengkap dengan konten dan konsepnya. Kedua, program ini sangat sistematis dan ketiga program ini sangat terukur," ungkap Bima Arya.
Bima Arya pun langsung meminta jajaran Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk memastikan agar program ini berjalan lancar, agar tujuan dari program itu bisa tercapai sesuai harapan.
"Jadi saya meminta nanti kepada dinas pendidikan, khususnya yang membidangi dan membawahi betul-betul memastikan program ini. Jangan sampai program ini bergulir tetapi modulnya tidak digunakan dan tidak semua instrumen terlibat. Harus ada evaluasi yang jelas dan terukur. Walaupun saya tidak jadi wali kota lagi tetapi paling tidak kami semua sudah membangunan sistem yang baik untuk pemerintahan selanjutnya," ucap Bima Arya.
Di tempat yang sama, Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan peluncuran program percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju untuk tingkat sekolah dasar merupakan bentuk kerja sama antara Kemendikbudristek dengan Danone Indonesia.
"Ini merupakan bentuk kerja sama kementerian dengan Danone Indonesia yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. Kami sangat senang sekali bisa ikut ambil bagian dalam program ini," katanya.
Vera menilai menjaga asupan makanan sehat dan bergizi bagi anak usia sekolah dasar penting untuk dilakukan, sebab hal tersebut akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang dan proses pembelajaran anak di kelas.
"Kami juga menekankan dan memupuk pada diri anak-anak bagaimana menjaga pola hidup bersih dan sehat. Hal itu juga kami tuangkan dalm program progam percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju," ujarnya.
Setidaknya akan ada 50 sekolah di Jawa Barat yang akan menjadi progam percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju. Hal itu tentunya sebagai bentuk intervensi bagaimana sekolah bisa menjadi sebuah lingkungan yang edukatif untuk pembiasaan hidup bersih dan sehat.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kemendikbudristek, Iwan Syahril mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi untuk mewujudkan anak-anak indonesia menjadi generasi yang maju melalui program sekolah sehat.
"Dari target 50 sekolah yang ada di Jawa Barat, sekolah di Kota Bogor ini merupakan peluncuran progam percontohan Sekolah Sehat Generasi Maju pertama. Tentu dengan bantuan dari pemerintah pusat, daerah, kabupaten, kota dan juga para akademisi kami akan menyasar untuk bisa menjadikan sekolah sehat secara fisik, sehat gizi melalui beragam program," jelasnya. (Adi Wirman)



