POJOKBOGOR.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, melakukan peninjauan ke dapur Bantuan Permakanan Lansia (BPL) di Dapur Pokmas, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa 2 September 2025.
Peninjaun Bantuan Permakanan Lansia ini dilakukan guna memastikan pengelolaan Bantuan Permakanan Lansia berjalan dengan baik.
Baca Juga: Akses Baru Batutulis: Harapan Baru Warga, PR Baru Pemkot Bogor
Didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Bogor, Atep Budiman, Denny Mulyadi mengecek kondisi sarana prasarana yang digunakan Bantuan Permakanan Lansia, mulai dari dapur, cara memasak, menu makanan, ketepatan waktu pengiriman makanan, dan lainnya.
Denny Mulyadi yang juga didampingi perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Camat Tanah Sareal, dan Lurah Kedung Waringin, menilai pelaksanaan Bantuan Permakanan Lansia di Kota Bogor yang baru berjalan dua hari masih memerlukan sejumlah penyesuaian.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Perketat Pengawasan, Truk Tambang Dilarang Lewat Jembatan Leuwiranji
“Hari ini saya ingin melihat kesiapan dapur pokmas dalam rangka Bantuan Permakanan Lansia gratis bagi para lansia. Kami harus memastikan menu yang cocok untuk penerima bantuan serta menghindari makanan yang bisa menimbulkan masalah kesehatan bagi lansia,” kata Denny Mulyadi.
Ke depan, Dinsos Kota Bogor bersama perangkat daerah terkait akan melakukan evaluasi untuk persiapan yang lebih baik.
Baca Juga: Kasus Gratifikasi Rp3 Miliar di Cikuda, DPMD Kabupaten Bogor: Kami Tak Bisa Intervensi
Di Kelurahan Kedung Waringin, jumlah lansia penerima bantuan sekitar 18 orang, sementara secara keseluruhan di Kota Bogor ada 115 orang. Untuk melayaninya disiapkan 6 dapur pokmas di 6 kecamatan.
Kepada pengelola dapur Bantuan Permakanan Lansia, Denny Mulyadi mengingatkan agar menu makanan diberikan secara bervariasi serta menghindari bahan yang cepat basi, karena dapat menimbulkan masalah pada lambung atau pencernaan, di antaranya santan dan sambal



