POJOKBOGOR.id – Kota Bogor tengah bersiap menyambut penilaian Kota Sehat 2025.
Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Pasar Jambu Dua, yang dikunjungi langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Deni Mulyadi, Senin (15/9/2025) kemarin.
Deni memastikan persiapan berjalan optimal agar Bogor bisa meraih predikat Swasti Saba Wistara, kategori tertinggi dalam ajang Kota Sehat.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Bogor, semoga kita mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya penuh optimisme.
Menurut Deni, empat tahun lalu Bogor absen dari penilaian karena masih banyak wilayah masuk kategori F alias tidak sehat. Kini, kondisinya jauh membaik.
“Alhamdulillah, hampir 100 persen wilayah kita sudah bebas dari kode F,” tambahnya.
Penilaian Kota Sehat melibatkan sembilan tatanan dengan 136 indikator, salah satunya tatanan pasar.
Pasar Jambu Dua dipilih karena sudah dilengkapi dengan ruang kesehatan, ruang laktasi, hingga akses ramah disabilitas.
Tim penilai akan memulai verifikasi di pasar ini, lalu melanjutkan ke titik-titik fokus lain hingga Rabu.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin, menegaskan pihaknya sudah menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung.
“Kami fokus pada kebersihan pasar dan pengelolaan sampah. Dua hal itu menjadi kunci utama,” jelasnya.
Dengan persiapan matang dari pemerintah kota dan PPJ, Bogor optimis bisa bersaing di tingkat nasional dan membawa pulang predikat tertinggi Kota Sehat.




