POJOKBOGOR - Pemilihan langsung (Pilsung) Ketua RT 005/RW 014 Bukit Cimanggu City (BCC), Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Saereal, Kota Bogor berlangsung mediah.

Pilsung yang dilaksanakan secara digital diawali dengan sarapan gratis. Puluhan warga datang sejak Sabtu pagi, Sabtu, 8 Juni 2023 menikmati hidangan yang disediakan oleh panitia yang merangkap tim formatur.

Tim formatur menyediakan tiga bilik suara yang dilengkapi dengan tiga unit laptop. Pilsung berjalan lancar tanpa hambatan.

Sebanyak empat calon ketua RT yang diusulkan oleh warga setempat berkompetisi memperebutkan suara terbanyak. Mereka adalah Bambang Suyikno, Armong, M Ridwan, dan Rudyanto.

Hasilnya, Bambang Suyikno meraih suara terbanyak, yakni 59 persen. Dengan demikian, Bambang akan menjabat sebagai Ketua RT periode 2024-2029, menggantikan Ketua RT sebelumnya, Hilman.

Ketua Tim Formatur Aribawanto mengatakan pemilihan Ketua RT kali ini menjadi ajang silaturrahmi bagi warga setempat.

Ia mengatakan warga RT 005 Bukti Cimanggu City rata-rata sibuk bekerja, sehingga sulit untuk berkumpul.

"Makanya kita pilih hari Sabtu karena banyak warga yang libur pada hari itu. Sekalian kita siapkan sarapan," ucap Aribawanto.

Pria yang akrab disapa Pakde Ari ini menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan pemilihan Ketua RT kali ini memiliki kekurangan.

"Kami sudah melakukan apa yang kami bisa. Kepada Ketua RT terpilih, Bapak Bambang Suyikno, kami ucapkan selamat, mudah-mudahan diberikan kelancaran," terang Pakde Ari.

Bambang Suyikno yang diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan langsung menyampaikan ucapan belangsungkawa karena dia terpilih menjadi Ketua RT.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun," ucap Bambang disambut gelak tawa dari warga.

"Ini ada suasana bahagia tapi ada suasana duka. Suasana bahagia karena kita berkumpul seperti ini. Berita dukanya saya seperti ini (terpilih menjadi ketua RT)," tutur Bambang.

Mantan pegawai Kementerian Kehutanan yang kini menjadi pengusaha sekaligus eksportir komoditi pangan ini menyampaikan permohonan maaf apabila nanti kurang maksimal dalam menjalan tugas.

"Sebelumnya kami minta maaf apabila nanti kami kurang bisa melayani bapak ibu sekalian," kata Bambang.

Bambang mengaku sebenarnya tidak bersedia menjadi Ketua RT. Tapi dia terpaksa menerima amanah itu karena tidak ingin mengecewakan warga yang mengusulkan dirinya menjadi ketua RT.

"Memang di RT kita paling unik, ditawari jadi ketua RT pada tidak mau semua. Padahal di RT lain jadi rebutan," tandas Bambang. ***