BOGOR.POJOKSATU.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan. Namun, menu yang dibagikan kepada para penerima manfaat akan disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Bogor, Haidir, menyampaikan bahwa penyesuaian menu menjadi hal krusial karena sebagian besar penerima MBG di Kota Bogor merupakan umat Muslim.
Menurut Haidir, hingga saat ini belum ada petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat yang mengatur secara rinci menu MBG selama Ramadan.
Meski begitu, pelaksanaannya diperkirakan tidak jauh berbeda dengan skema yang diterapkan pada Ramadan tahun lalu.
“Konsepnya tetap paket yang bisa dibawa pulang. Seperti tahun 2025, isinya ada kurma, telur rebus, atau abon. Jadi bukan makanan yang langsung disantap di sekolah,” jelas Haidir.
Ia menambahkan, pendistribusian paket MBG tetap dilakukan pada jam masuk sekolah seperti biasa.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai tujuan, pihak sekolah diharapkan ikut berperan aktif dalam pengawasan.
“Peran guru penting untuk melakukan monitoring agar makanan yang dibagikan tidak langsung dimakan oleh siswa saat berpuasa,” ujarnya.
Dengan pola tersebut, program MBG diharapkan tetap mampu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik selama Ramadan.
Sekaligus menghormati pelaksanaan ibadah puasa yang dijalankan oleh mayoritas siswa di Kota Bogor. ***



