BOGOR.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bogor mulai memanfaatkan sistem berbasis data untuk memperkuat penanganan persoalan sampah dari hulu hingga hilir.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkot Bogor meluncurkan Sistem Rute Angkutan Sampah atau Sirusa yang memungkinkan rute pengangkutan sampah dipantau dan dikelola dengan lebih terstruktur.

Peluncuran Sirusa dilakukan langsung Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Selasa (18/8/2026).

Program tersebut merupakan proyek perubahan yang diinisiasi Sekretaris DLH Kota Bogor, Setiawati.

Kehadiran Sirusa diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengetahui pola dan rute pengangkutan sampah secara lebih akurat.

Pasalnya, penanganan sampah tidak hanya berkaitan dengan proses pengangkutan dari satu titik ke tempat pembuangan.

Pemerintah juga perlu memperhitungkan jumlah penduduk, volume timbulan sampah, kapasitas armada hingga kemampuan tempat pengolahan sampah.

Data tersebut penting agar kebijakan persampahan tidak hanya mengandalkan perkiraan.

Melalui Sirusa, rute kendaraan pengangkut sampah dapat dipetakan sehingga pengelolaan armada diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien.

Sistem tersebut juga berpotensi membantu DLH dalam mengevaluasi apakah suatu wilayah sudah terlayani dengan baik atau masih membutuhkan penambahan rute maupun armada.

Di tengah pertumbuhan penduduk Kota Bogor, persoalan sampah menjadi tantangan yang membutuhkan penanganan secara konsisten.

Peningkatan jumlah penduduk berbanding lurus dengan bertambahnya timbulan sampah setiap hari.

Karena itu, pengelolaan berbasis data menjadi salah satu langkah penting agar proses pengangkutan hingga pengolahan dapat direncanakan secara lebih tepat.

Dengan diluncurkannya Sirusa, masyarakat juga diharapkan bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai layanan angkutan sampah di wilayahnya.

Pemkot Bogor pun diharapkan terus mengembangkan sistem tersebut agar tidak hanya menjadi alat pemetaan, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan persampahan di Kota Bogor.***