POJOKSATU.id, BOGOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU), tengah menggelar seleksi penerimaan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024 Kabupaten Bogor.
Namun, belum rampung seleksi, ribuan orang telah dinyatakan gugur sebagai PPS Pemilu 2024 Kabupaten Bogor.
Anggota KPU Kabupaten Bogor Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Herry Setiawan menjelaskan, sebanyak 102 orang tidak hadir dalam CAT PPS Pemilu 2024 Kabupaten Bogor di perpustakaan IPB University, Dramaga, Senin 9 Januari 2023.
BACA JUGA : Gudang Rongsokan di Bogor Terbakar Hebat, Damkar Kabupaten Sampai Ikut Turun
Jumlah pelamar itu dipastikan tidak dapat mengikuti tes berikutnya yakni wawancara. CAT dilaksanakan 9-14 Januari 2023.
"Dari total 568 peserta yang tidak hadir 102 orang dan kemungkinan akan bertambah lagi seiring keseriusan pelamar menjadi PPS," kata anggota KPU Bogor Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Herry Setiawan, Selasa (10/1).
Menurut Herry, pelamar yang tidak menuntaskan proses seleksi PPS cukup massif berjumlah ribuan orang.
BACA JUGA : Ribuan Massa Buruh Bekasi Bakal Serbu Jakarta 14 Januari, Tegas Tolak Isi Perppu Cipta Kerja
"Dari sekitar 5 ribuan orang pembuat akun pelamar PPS di Siakba, yang menuntaskan proses hingga berkas diterima sebanyak 4 ribuan orang, lalu yang melengkapi berkas dan memenuhi syarat 3.152 sehingga dinyatakan lolos administrasi untuk bisa ikut CAT. Jadi ada ribuan orang yang tidak lulus seleksi PPS dan gugur di tengah proses seleksi," jelas Herry.
Bahkan ada beberapa desa yang dikhawatirkan kurang dari 3 orang untuk menjadi PPS Pemilu 2024 Kabupaten Bogor, pelamarnya hanya 4 sampai 5 orang.
Jumlah ini berbanding terbalik dengan pemilih di tatar Tegar Beriman yang diprediksi mencapai hampir 4 juta orang.
BACA JUGA : Sandiaga Uno Sedang Jalankan Strategi Jadi Cawapres Anies, Ganjar dan Prabowo
"Pemilih kita besar dan masif namun pelamar menjadi penyelenggara pemilu minim. 1 desa ada yang hanya 3,4 atau 5 orang. Padahal pengumuman sudah disebar di tiap kecamatan beserta tanggal pelaksanannya dan di sosial media KPU serta sejumlah media mainstream cetak dan elektronik, tapi tetap saja minim pelamar," ujar Herry.
Oleh karena itu, KPU memerintahkan kepada PPK yang sudah dilantik untuk mengawal para pelamar PPS ikuti semua tahapan proses seleksi hingga tuntas.
"Kami sudah perintahkan agar PPK mengawal pelamar hingga ke lokasi CAT, jika diperlukan PPK menjemput ke rumah pelamar agar jumlah PPS Pemilu 2024 Kabupaten Bogor yang dibutuhkan terpenuhi dan pastikan tidak kurang dari 3 pelamar tiap desa," kata Herry.
(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)



