POJOKBOGOR.id - Upaya revitalisasi Pasar Bogor mulai memasuki tahap baru.
Pemenang lelang pembongkaran gedung sudah ditetapkan melalui proses di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), dengan nilai tertinggi mencapai kisaran Rp7,5 miliar.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin, mengatakan pemenang lelang masih menyelesaikan sejumlah kewajiban administratif sebelum diumumkan ke publik.
“Hasil pelelangan sudah keluar. Nilai tertingginya sekitar Rp7,5 miliar. Tapi kami belum bisa menyebutkan pemenangnya karena masih mengurus kelengkapan administrasi, termasuk izin lelang ke dinas terkait dan proses pelunasan,” jelas Jenal, Selasa (2/12/2025).
PPJ menargetkan seluruh berkas administrasi rampung pekan ini.
Setelah itu pihaknya akan memanggil perusahaan pemenang untuk menerbitkan surat tugas pembongkaran.
“Kami tunggu sampai Jumat. Setelah berkas selesai, baru kami keluarkan surat perintah,” ucap Jenal.
Pembongkaran Pasar Bogor ditargetkan dimulai sebelum tahun 2025 berakhir.
Jenal menegaskan revitalisasi pasar ini sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi bangunan yang tak lagi ideal untuk aktivitas perdagangan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, sebelumnya menegaskan pembongkaran harus selesai pada Desember 2025.
Begitu bangunan lama diratakan, tahap pembangunan berikutnya akan langsung disiapkan.
Ada dua skema pendanaan yang sedang dipertimbangkan, yaitu pembiayaan dari pemerintah pusat dan dari PT SMI.
Keduanya masih dibahas sambil mencari investor yang siap terlibat dalam proyek strategis tersebut.
“Fokus kami menyelesaikan tahapan satu per satu, sambil menyiapkan beauty contest tahun depan untuk mencari investor,” tutup Jenal.




