POJOKBOGOR.id - Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina kian sibuk dengan aktivitas blusukan dari rumah ke rumah.

Pemandangan Rena Da Frina datangi warga ini tidak hanya dilakukan pada saat dirinya menyalonkan diri sebagai Wali Kota Bogor pada Pilkada 2024 ini. Ibu dua anak itu sudah jauh jauh hari melakukannya sejak menjabat sebagai lurah.

Di usianya yang terbilang masih muda, Rena Da Frina nampak atraktif dan energik ketika berinteraksi dengan warga.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi Serahkan Santunan JKM Usai Ikuti Program Subuh Keliling di Desa Ciangsana

Ketika berbincang dalam Podcast MauNyoblos, Rena mengungkapkan alasan mengapa dirinya terpanggil menyalonkan sampai cerita soal blusukannya.

Tak ada yang berubah dari mantan Kadis PUPR itu. Rena yang sudah mengundurkan diri sebagai Aparatur Negeri Sipil (ASN), justru makin getol melakukan blusukan.

Baginya, blusukan bukan sekadar ada kepentingan politik, namun hal itu menjadi bagian dari dirinya. "Karena sudah lama terbiasa blusukan, sekarang kalau tidak blusukan rasanya da yang kurang," ungkap Rena Da Frina.

Baca Juga: Zenal Abidin dan Dadang Iskandar Resmi Dilantik, Pimpinan DPRD Kota Bogor Siap Maksimalkan Aspirasi Warga

Apalagi, saat ini Rena sudah memutuskan untuk menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan sebagai calon Wali Kota Bogor, dirinya sudah menerima apapun risiko yang akan dihadapi.

"Mau capek atau tidak, itu harus tetap dijalani. Kalau keluar dari zona nyaman tantangan dan risikonya pasti banyak. Ini harus diterima," tegas dia.

Ketika mengungkit lebih enak sebagai ASN atau terjun di politik, Rena mengatkan keduanya sama sama memiliki risiko.

Hanya saja, Rena melanjuti kalimatnya,sebagai ASN memiliki jenjang karir yang jelas dan rutinitas yang sama. Sementara, dunia politik memiliki tantangan yang lebih besar.

Baca Juga: Dokter Rayendra-Eka Maulana Wujudkan Harapan Warga Cipaku: MCK Baru, Air Bersih Setelah 5 Tahun Penantian

"Jadi untuk orang yang baper baper agak susah kayanya masuk ke politik. Hari ini berteman, besok bisa jadi lawan," lugas dia.

Sosok Rena Da Frina saat menjabat sebagai ASN terkenal dengan sikap tegasnya, dia tak segan segan menegur sesuatu hal. Dan dia tetap komitmen akan tetap menjadi dirinya sendiri setiap kali blusukan.

"Gaya saya yang dulu jadi ASN masih sama, saya akan jadi diri sendiri. Tidak perlu jadi orang lain untuk bisa terlihat hebat," ungkap perempuan yang sudah lama dibidik PDI Perjuangan itu.

Seperti diketahui, Rena Da Frina kini resmi menjadi cawalkot, dan dia bersanding dengan politisi PDI Perjuangan, Achmad Teddy Risandi sebagai Calon Wakil Wali Kota Bogor.

Keduanya mendapatkan nomor urut 4 dalam Pilwalkot Bogor.

Rena dan Teddy mengkampanyekan empat program yang disebut Bogor Ready, dan keduanya memiliki program prioritas 100 hari yang siap dilaksanakan setelah mereka terpilih.

Keempat program Bogor Rena Da Frina - Teddy itu adalah Bogor Tersedia Cerdas, Bogor Tersedia Sehat, Bogor Tersedia Kreatif, dan Bogor Tersedia Melayani.