POJOKBOGOR.id - Rektor Intitute Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria menyebut Pj Wali Kota yang akan menggantikan Bima Arya nantinya harus memahami karakteristik Bogor itu sendiri.
Selain itu, Pj Wali Kota nantinya harusnya memiliki akses disibility yang baik dan integritas yang tinggi.
"Tapi yang lebih pentingnya lagi harus punya leadership yang kuat. Karena Bogor ini kan tidak terlalu besar, tapi dinamikanya sangat tinggi," ujar Arif kepada pojoksatu.id saat ditemui di pembukaan Program Studi Dokter IPB di Cafe Taman Koleksi, Kampus IPB Baranangsiang Bogor, Sabtu (05/08/2023).
Baca Juga: Bawaslu Kota Bogor Putuskan Tim Dokter Rayendra Melanggar Aturan Saat Bagi Bagi Minyak Goreng
Tak hanya itu, lanjut Arif Pj Wali Kota nantinya harus bisa menjaga stabilitas di Kota Bogor minimal dalam satu tahun kedepan.
"Saya kira apa yang sudah dirintis oleh pak bima dan pak dedie sudah bagus. Ini harus dijaga dan dipertahankan dan dikembangkan lebih jauh," ucap Arif.
Untuk diketahui, jabatan Bima Arya-Dedie A Rachim sebagai Walikota dan Wakil Wali Kota Bogor akan habis pada habis pada akhir Desember 2023.
Baca Juga: Rekomendasi Jajanan Malam di Bogor yang Bisa Dicari Sampai Pagi Buta
Posisi tersebut nantinya akan diisi oleh pejabat sementara yang berdasarkan infomasi akan disi oleh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).



