POJOKBOGOR.id - Menyambut Hari Ullambana dan Bulan Bakti Cit Gwee Tahun 2025, Vihara Dhanagun membagikan 60 ton beras untuk warga sekitar vihara pada Minggu 7 September 2025.

Pembagian beras dari Vihara Dhanagun juga diberikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Kapolresta Bogor Kota, Komandan Resimen I Pas Pelopor Korps Brimob, beserta unsur pengurus vihara.

“Ini melibatkan seluruh stakeholder dan para donatur, yang rutin dilakukan setiap tahun. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial dan spiritual, tetapi juga mampu menguatkan sinergitas,” terang Jenal Mutaqin di Vihara Dhanagun.

Baca Juga: Korban Meninggal Dunia dari Runtuhnya Majelis Taklim di Bogor Bertambah, Bupati Sebut Ada Kelebihan Kapasitas

Sinergitas itu, lanjutnya, tidak hanya antar pimpinan daerah, tetapi juga terhadap umat beragama, warga masyarakat, maupun para pengurus vihara.

“Kami, pemerintah, sangat mengapresiasi, mendukung, dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang berperan serta berpartisipasi, baik berupa donasi maupun tenaga dan waktu,” jelas Jenal Mutaqin lagi.

Ullambana adalah tradisi bermakna mendalam, berasal dari bahasa Pali ullumpana, yang berarti menaikkan atau menolong.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Pastikan Pemkab Bogor Tanggung Biaya Pengobatan Korban Runtuhnya Majelis Taklim di Ciomas

Tradisi ini menghormati dan mendoakan arwah leluhur. Dalam budaya Tionghoa, dikenal sebagai Yú lán pén, yang berarti "mangkuk persembahan untuk leluhur."

Pada tanggal 15 bulan ke-7 dalam kalender Imlek, Hari Ullambana atau Bulan Hantu dirayakan dengan sembahyang Cioko.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, masih kata Jenal Mutaqin, akan selalu mendukung program sosial dari agama, suku, dan budaya manapun di Indonesia, terutama yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Provinsi Jawa Barat Akan Biayai Seluruh Pengobatan Korban Majelis Taklim di Bogor yang Runtuh

“Saya berharap acara di Vihara Dhanagun ini dapat mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta melestarikan nilai-nilai kebudayaan. Semoga acara ini membawa berkah bagi kita semua,” tutup Jenal Mutaqin.