POJOKBOGOR.id - Puluhan siswa di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mendadak mengalami sakit perut setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (14/11/2025).
Insiden ini membuat para siswa harus mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Camat Bogor Selatan Irman Khaerudin menyebut kabar itu pertama kali diterimanya sekitar pukul 10.00 WIB.
Ia menegaskan masih terlalu dini untuk memastikan penyebab pasti keluhan massal tersebut.
“Masih dugaan, saya tidak mau langsung bilang MBG. Jadi ada beberapa yang diduga dari MBG,” ujar Irman.
Siswa yang terdampak berasal dari beberapa sekolah di wilayahnya, yakni SDN Batutulis 3, SDN Batutulis 2, SDN Lawang Gintung, dan SMK PUI.
“SDN Batutulis 3 ada 25 orang, Batutulis 2 ada 11 orang, SDN Lawang Gintung dua orang. Kemudian dari SMK PUI ada 13 orang,” jelasnya.
Sebagian besar siswa SD sudah membaik dan diperbolehkan pulang.
Namun untuk jenjang SMA, lima siswa harus dirujuk ke Rumah Sakit Melania dan Rumah Sakit BMC untuk penanganan lebih lanjut.
Keluhan yang muncul umumnya pusing, mual, dan muntah.
Salah satu siswi SMK PUI, Salsa, mengaku sempat mengalami mual cukup kuat sebelum dibawa ke UPTD Puskesmas Bondongan.
“Sekarang sudah mendingan, tapi masih mual. Tadi rasanya muter banget, temen-temen juga sama,” kata Salsa.
Menu dalam paket MBG saat itu berisi ayam bakar, tumis jagung dan wortel, serta keripik tempe.
Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan mencatat total sementara ada 50 siswa yang terdampak.
Pemkot Bogor memastikan seluruh siswa dalam pengawasan tenaga kesehatan.
“Nanti akan ada penelitian dan pemeriksaan lanjutan. Fokus kami hari ini adalah penanganan korban dulu,” tegas Irman.



.webp)
