POJOKBOGOR.id - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia berbagi kasih dengan kaum lansia kurang mampu dengan menyumbangkan obat dan sembako di Panti Werdha Kasih Karunia, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Abdul Kholik, Area Manager PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan, aksi tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), yang dilakukan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melalui Kantor Cabang (Office Education/OE) Bogor, diharapkan dapat membantu puluhan penghuni panti berusia lanjut tersebut.

“Kami dari PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia tergerak untuk membantu bapak, ibu, kakek, nenek, oma, dan opa di sini agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka,” ujar Kholik dalam siaran pers, Rabu (13/9/2023).

Baca Juga: Bima Arya Copot Kepala SDN Cibeureum 1 Karena Lakukan Gratifikasi

Acara bertajuk Peduli Bersama Mewujudkan Kebahagiaan Lansia itu digelar pada Rabu, 13 September 2023, berupa santunan berbentuk obat-obatan dan paket sembako untuk penghuni serta pengurus panti werdha tersebut.

Dalam penyerahan bantuan secara simbolis tersebut, pihak panti diwakili oleh Tri Harto Winasis sebagai ketua panti, Ibu Trisia sebagai perwakilan pengurus Yayasan Sosial Kasih Karunia Kristus (YSKKK), dan beberapa perwakilan lansia penghuni panti.

Panti jompo yang berlokasi di Jl. Raya Jakarta Parung Bogor Km. 47 atau Jl. Kemang itu didirikan oleh YSKKK sejak 29 Oktober 1977.

Baca Juga: Ular Sanca Terjebak di Saluran Air Warga, Damkar Turun Tangan

Panti Werdha Kasih Karunia yang mulai menerima penitipan lansia sejak 3 Agustus 1980 itu didirikan berkat inisiatif dari yayasan gereja setempat yang prihatin terhadap kondisi orang tua tidak mampu di seputaran jalan besar antar-kota-antar-provinsi tersebut.

Saat ini panti tersebut menjadi tempat tinggal bagi 40 orang lansia yang dibantu oleh 30 orang pengurus.

Mayoritas penghuni tersebut berasal dari keluarga kurang mampu sehingga tidak dapat membayar iuran penghuni layaknya lansia yang dititipkan keluarganya.

Baca Juga: Kapolres Bogor bagi-bagi Motor untuk Anak Buah

Kholik berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban lansia yang tinggal di Panti Werdha tersebut.

Selain itu, dia berharap kegiatan tersebut juga dapat menularkan dan menumbuhkan semangat berbagi bagi masyarakat umum dengan dampak yang lebih luas lagi untuk pihak-pihak yang kekurangan dan lemah dari sisi fisik, harta, maupun psikis, sehingga memerlukan uluran tangan.

“Langkah PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia ini dapat menjadi inspirasi bagi penduduk Bogor dan masyarakat secara luas sehingga dapat mendorong semangat untuk membantu sesama, terutama mereka yang berada dalam situasi kurang mampu, seperti lansia yang tinggal di panti jompo ini. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan meringankan beban mereka yang membutuhkan bantuan.”

Dia mengatakan aksi sosial itu juga merupakan bentuk tanggung jawab Mirae Asset sebagai perusahaan yang menerapkan nilai-nilai tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik (environmental, social, and governance/ESG).

Aksi CSR tersebut merupakan salah satu bentuk inovasi kegiatan CSR yang dilakukan Mirae Asset Sekuritas yang secara rutin menggelar CSR baik dalam berbagai bidang yaitu pendidikan, fasilitas kesehatan, sosial, kegiatan keagamaan, dan lingkungan. Tahun ini, Mirae Asset mengajak seluruh cabangnya yang disebut Office Education (OE) untuk melakukan CSR agar memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.

Diketahui, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia tergabung ke dalam salah satu kelompok usaha jasa keuangan non-bank global yaitu Mirae Asset Financial Group yang memiliki dana kelolaan sekitar US$ 550 miliar (setara Rp 8.000 triliun) pada akhir tahun lalu.

Perusahaan merupakan salah satu perusahaan efek terbesar dan terbaik di Indonesia dan menjadi anggota bursa teraktif di pasar saham karena nilai, volume, dan frekuensi perdagangan saham serta efek ekuitas nasabah perusahaan merupakan salah satu yang terbesar pada periode 2020, 2021, dan 2022.

Nilai modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) juga menunjukkan sehatnya operasional perusahaan dan menjadi salah satu yang terbesar. MKBD Mirae Asset masih stabil di kisaran angka Rp1,3 triliun dalam 6 bulan terakhir dan Rp 1,4 triliun dalam setahun terakhir. Angka tersebut jauh di atas ketentuan minimal yang ditetapkan oleh peraturan dan perundang-undangan untuk perusahaan efek, yaitu Rp 25 miliar, beserta ketentuan lain.

Perusahaan sebelumnya bernama PT Daewoo Securities Indonesia sejak 2013. Setelah beberapa kali pergantian pemilik, pada 2016 namanya menjadi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia hingga sekarang.