BOGOR.POJOKSATU.id – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di wilayah Bogor kembali menjadi perhatian setelah beredar dokumentasi minuman kemasan yang disebut dibagikan kepada anak-anak tingkat taman kanak-kanak (TK).

Sorotan muncul bukan hanya dari bentuk produk yang diberikan, tetapi juga informasi komposisi yang tercantum pada kemasan minuman tersebut.

Berdasarkan dokumentasi yang beredar, produk itu menggunakan keterangan sebagai minuman rasa susu.

Namun, pada bagian komposisi tercantum bahwa kandungan air dalam produk tersebut mencapai sekitar 86 persen.

Informasi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai kandungan gizi dan kualitas produk yang diberikan kepada anak-anak melalui program MBG.

Terlebih, program Makan Bergizi Gratis sejak awal diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah melalui makanan dan minuman yang diberikan secara berkala.

Karena itu, kandungan produk yang masuk dalam paket MBG menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian.

Dokumentasi yang beredar juga memperlihatkan kemasan serta daftar komposisi produk sehingga masyarakat dapat melihat langsung informasi bahan yang digunakan.

Meski demikian, kandungan air dalam sebuah produk minuman tidak serta-merta dapat dijadikan satu-satunya indikator untuk menentukan kualitas gizinya.

Penilaian tetap perlu melihat keseluruhan informasi nilai gizi, kandungan susu atau bahan lainnya, ukuran sajian serta standar keamanan pangan produk tersebut.

Belum diketahui secara rinci apakah produk yang beredar tersebut digunakan secara luas untuk penerima MBG di Bogor atau hanya dibagikan pada lokasi tertentu.

Belum terdapat pula penjelasan dalam informasi yang diterima mengenai produsen, jumlah distribusi maupun dasar pemilihan produk tersebut.

Pihak terkait dalam pelaksanaan MBG diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai standar produk minuman yang diberikan kepada anak-anak.

Transparansi tersebut penting agar orang tua mengetahui kandungan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak sekaligus memastikan pelaksanaan program MBG tetap sesuai dengan tujuan utama pemenuhan gizi.***