BOGOR.POJOKSATU.id - Pria berinisial MAF, yang sebelumnya viral karena mengaku sebagai anak anggota Propam Polda Metro Jaya dan terlihat menggunakan mobil yang disebut sebagai barang bukti kepolisian.

Dirinya akhirnya muncul untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf.

Dalam sebuah video, MAF menjelaskan bahwa pengakuan tersebut ia buat dalam kondisi tertekan. Ia mengklaim bahwa dirinya berbohong karena merasa diintimidasi oleh sekelompok orang yang diduga debt collector.

“Saya terpaksa melakukan hal tersebut karena mendapat tekanan dan intimidasi dari debt collector,” ujar MAF dalam pernyataannya.

MAF juga menegaskan bahwa informasi yang ia sampaikan sebelumnya tidak benar. Ia menyatakan bahwa ayahnya bukanlah anggota yang berdinas di Propam Polda Metro Jaya.

Selain itu, mobil yang digunakannya juga tidak ada kaitannya dengan barang bukti yang disita oleh pihak kepolisian.

“Tidak benar orangtua saya berdinas di Propam Polda Metro. Terkait kendaraan tersebut, tidak benar juga kendaraan tersebut barang bukti milik Polri,” kata MAF.

Ia menyampaikan penyesalan mendalam karena pernyataannya telah menimbulkan kegaduhan dan menyeret nama institusi Polri ke dalam perbincangan negatif di media sosial.

“Saya ingin meminta maaf kepada institusi Polri karena telah mencemarkan nama baik Polri,” ungkapnya.

Dengan klarifikasi ini, MAF berharap polemik yang sempat membuat ramai warganet dapat segera mereda, dan dirinya dapat mempertanggung jawabkan tindakannya sesuai prosedur yang berlaku. ***